Prabowo Lantik Rektor IPB Arif Satria Jadi Kepala BRIN, Amarulla Octavian Wakilnya
Arif kini mengambil alih posisi yang sebelumnya dijabat oleh Laksana Tri Handoko.
Presiden Prabowo Subianto melantik Arif Satria, yang sebelumnya menjabat sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta, Senin, 10 November 2025. Dengan pelantikan ini, Arif Satria menggantikan posisi Laksana Tri Handoko yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BRIN.
Selain itu, dalam acara yang sama, Prabowo juga melantik Laksamana Madya (Purn) Amarulla Octavian sebagai Wakil Kepala BRIN. Sebelumnya, Amarulla telah menjabat sebagai Wakil Kepala BRIN sejak 3 Agustus 2023.
Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 123/P Tahun 2025 yang mengatur tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala serta Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional.
Ucap Sumpah Jabatan
Setelah itu, Prabowo memimpin prosesi pembacaan sumpah jabatan yang diikuti oleh pejabat-pejabat yang baru dilantik. Keduanya berkomitmen untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan menjaga etika jabatan.
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," ungkap Kepala dan Wakil Kepala BRIN yang dilantik secara bersamaan.
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," tambah keduanya.
Setelah pembacaan sumpah, Arif Satria dan Amarulla melanjutkan dengan menandatangani berita acara pelantikan. Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta beberapa menteri dari Kabinet Merah Putih yang turut hadir memberikan ucapan selamat kepada mereka.
Momen ini menjadi penting sebagai simbol komitmen baru dalam menjalankan tugas yang diemban, serta menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah kepada pejabat yang baru dilantik.