Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Urus Pertanian, TNI Tanam Kedelai-Tebu
Dia meyakini upaya tersebut akan membuat Indonesia bangkit menjadi lebih baik.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan hanya polisi Indonesia yang mengurusi sektor pertanian. Tak hanya itu, hanya tentara Indonesia yang sering berada di sawah untuk menanam kedelai dan tebu.
"Hanya di Indonesia polisi ngurus pertanian. Hanya di mungkin di Indonesia tentaranya sering ada di sawah. Hanya di Indonesia Angkatan Laut tanam kedelai. Hanya di Indonesia Angkatan Udara tanam tebu," kata Prabowo saat menghadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6).
Dia meyakini upaya tersebut akan membuat Indonesia bangkit menjadi lebih baik. Prabowo optimistis upaya TNI dan Polri yang turun ke sawah tersebut akan menjadikan Indonesia negara yang hebat.
"Tapi ini adalah strategi, ini adalah kenapa Indonesia akan bangkit dengan hebat saudara-saudara sekalian. Kita akan bangkit menjadi negara yang hebat," ujarnya.
Prabowo mengatakan pemerintahannya sudah mencapai banyak hal dalam kurun 1 tahun 8 bulan, salah satunya swasembada pangan. Bahkan, produksi beras dan jagung nasional tertinggi sepanjang Indonesia berdiri.
Apresiasi Kinerja Semua Pihak
"Yang paling besar kita capai dan saya merasa bersyukur adalah kita swasembada pangan. Kita produksi pangan beras, jagung, hampir semua komoditas pangan kita produksi. Dan produksi beras dan jagung kita tertinggi sepanjang negara kita berdiri," tutur Prabowo.
Prabowo mengapresiasi kerja keras semua pihak yang berhasil menggerakan sektor pertanian. Dia memberikan penghargaan dan rasa hormatnya kepada sejumlah menteri, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Saya menyampaikan penghargaan saya, rasa hormat saya kepada tim yang dipimpin oleh tokoh-tokoh yang ada di belakang saya. Menko Pangan, Menteri Pertanian Pak Amran Sulaiman, Menteri Kelautan Perikanan, wakil-wakilnya, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Laksamana Didit, tapi juga sangat besar dibantu oleh menteri-menteri lain dan juga sangat dibantu oleh Panglima TNI, oleh Kapolri, oleh Kepala-Kepala Staf Angkatan," pungkas Prabowo.