Kronologi Sekuriti Tikam Pegawai KPU Gara-Gara Kopi Diduga Diludahi

Peristiwa tersebut terjadi di Kantor KPU Wajo pada Rabu (5/8/2026).

Fauzan
Oleh Fauzan - Reporter
Kronologi Sekuriti Tikam Pegawai KPU Gara-Gara Kopi Diduga Diludahi
Ilustrasi senjata tradisional, pisau. (Foto oleh ArtHouse Studio dari Pexels)

Seorang pegawai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, AW (47), menjadi korban penikaman yang dilakukan sekuriti KPU berinisial BA (43). Peristiwa tersebut terjadi di Kantor KPU Wajo pada Rabu (5/8/2026).

BA diduga menikam AW menggunakan badik setelah mempermasalahkan kopi yang diminumnya. Sebelum penikaman terjadi, BA mendatangi AW untuk meminta penjelasan. BA menduga kopi yang diminumnya telah diludahi oleh AW.

Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendrajaya membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan persoalan kopi menjadi awal BA mendatangi AW.

"Awalnya pelaku mendatangi korban untuk meminta penjelasan, sehubungan dengan kopi yang diminum oleh pelaku telah diludahi oleh korban," kata Douglas, Senin (10/8/2026).

Menurut Douglas, AW tidak mengetahui persoalan yang dimaksud BA. Korban disebut tidak memahami pertanyaan yang disampaikan pelaku.

Situasi kemudian memanas. BA mengeluarkan badik dan menikam AW.

"Korban tidak pahami maksud pertanyaan pelaku, tapi dia keluarkan badik dan menikam korban," ujar Douglas.

Polisi kemudian menangkap BA setelah kejadian tersebut. Saat ini, kasus penikaman di lingkungan Kantor KPU Wajo tersebut masih ditangani kepolisian.

 

Korban Alami Luka Tusuk

Akibat serangan itu, AW mengalami sejumlah luka. Polisi menyebut korban mengalami luka tusukan dan goresan setelah terkena serangan badik.

Setelah kejadian, korban melaporkan penikaman tersebut kepada polisi. Laporan itu kemudian langsung ditindaklanjuti petugas dengan mencari dan mengamankan pelaku.

"Setelah kejadian itu, korban melapor dan langsung ditindak lanjuti kemudian mengamankan pelaku," kata Douglas.

Polisi selanjutnya mengamankan BA untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik masih mendalami rangkaian kejadian yang berawal dari persoalan kopi tersebut hingga berujung pada penikaman.

Douglas memastikan BA saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga akan mendalami keterangan korban, pelaku, serta pihak lain yang mengetahui kejadian tersebut untuk mengungkap perkara secara utuh.

"Kami sudah mengamankan pelaku untuk dimintai keterangan demi mengungkap kronologi secara utuh," pungkasnya.

Rekomendasi