Kasus dugaan keracunan usai menyantap menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dialami 11 murid Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Gowa. 11 murid SD tersebut mengalami mual dan sakit perut usai menyantap menu MBG, Kamis (24/9).
Camat Pattalasang Kabupaten Gowa, Andi Pangeran Zubair mengaku mendapat laporan tiga murid SD dirawat di Puskesmas Pattalasang. Selain itu, delapan murid lainnya hanya mendapatkan perawatan mandiri orang tuanya.
"Tiga siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Pattalasang sudah diperbolehkan pulang usai kondisinya membaik," ujar Zubair kepada wartawan.
Zubair mengatakan, berdasarkan laporan medis dari Puskesmas Pattalasang, murid sempat dirawat mengalami sejumlah gejala, mulai dari sakit perut, mual hingga nyeri pada ulu hati. Zubair mengaku masih dilakukan penyelidikan penyebab 11 murid diduga mengalami keracunan.
"Keterangan dari pihak SPPG, di kelas juga ada air galon. Jadi belum bisa dipastikan apakah ini karena makanan MBG atau air galon," kata Zubair.
Untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut, sampel makanan yang dikonsumsi siswa telah dibawa untuk diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
Kepolisian melalui Bhabinkamtibmas juga telah berkoordinasi dengan pihak sekolah, pengelola yayasan penyedia MBG, serta Puskesmas Pattallassang guna mengumpulkan informasi dan melakukan penanganan awal.
Selain menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG juga akan dilakukan, termasuk menelusuri kondisi bahan makanan, proses pengolahan, hingga aspek kebersihan tempat penyediaan makanan.
"Termasuk prosesnya, bahannya, dan tempatnya harus dicek kebersihannya," tandasnya.