Potret Batu Raksasa Longsor dari Tebing Bikin Jalur Lumajang Malang Tertutup
Batu raksasa berukuran sekitar 10 meter yang jatuh dari atas tebing membuat badan jalan tertutup total.
Tebing longsor terjadi di jalur penghubung antar kabupaten kawasan piket nol Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jumat (28/2). Longsoran berupa material batu raksasa dan tanah ini membuat akses penghubung Lumajang - Malang terhambat.
Rekaman video amatir warga terlihat detik-detik tebing setinggi 50 meter mengalami longsor. Batu raksasa berukuran sekitar 10 meter yang jatuh dari atas tebing membuat badan jalan tertutup total.
Diketahui penyebab tebing longsor tersebut lantaran kondisi kontur tanah yang labil sehingga terjadi longsoran. Beruntung saat kejadian tidak ada pengendara yang melintas sehingga tidak menimbulkan korban.
Namun atas kejadian tersebut, jalur penghubung Lumajang - Malang sempat ditutup total. Bahkan, kemacetan panjang pun sempat terjadi akibat tebing longsor ini.
Imron, salah seorang pengendara mengatakan dirinya sempat menunggu sekitar satu jam untuk bisa melalui jalur tersebut.
“Kurang lebih satu jam menunggu disini. Daerah sini memang rawan longsor jadi selalu waspada dengan resiko kalau melewati jalur ini,” jelasnya.
Setelah hampir 2 jam, material batu dan tanah mulai bisa dibersihkan di sebagian badan jalan. Kapolsek Candipuro, AKP Lugito mengatakan sementara ini memberlakukan sistem buka tutup pada jalur tersebut.
“Alhamdulillah sebagian jalur sudah dibersihkan. Untuk sementara diberlakukan sistem buka tutup sambil menunggu alat berat pemecah batu,” kata Lugito.
Menurutnya, untuk pembersihan batu raksasa butuh waktu sekitar 2-3 hari. Hal tersebut dikarenakan ukuran batu yang sangat besar sehingga membutuhkan waktu untuk memecah dan menyingkirkan batu dari badan jalan.
“Sistem buka tutup ini kemungkinan berlaku 2-3 hari kedepan karena alat berat (mesin pemecah batu) masih dalam perjalanan. Selain itu besarnya batu juga memakan waktu untuk proses pembersihan,” katanya.