Polres Serang Intensifkan Patroli dan Sambangi Poskamling Cegah Kejahatan
Polres Serang dan jajaran Polsek gencar melakukan patroli serta menyambangi poskamling untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah setempat, sebagai upaya preventif cegah kejahatan.
Kepolisian Resor (Polres) Serang bersama jajaran Polsek secara aktif mengintensifkan patroli rutin. Kegiatan ini juga meliputi kunjungan ke pos keamanan lingkungan (poskamling) di berbagai lokasi. Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah Serang.
Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, menyatakan bahwa inisiatif patroli dan sambang poskamling merupakan arahan langsung dari Kapolda Banten Irjen Pol Hengki. Tujuannya adalah sebagai langkah preventif yang efektif dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya di lingkungan permukiman warga.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pencegahan kejahatan. Namun juga bertujuan untuk memastikan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan mereka sendiri. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Pentingnya Ronda Malam dan Pencegahan Kejahatan
AKBP Condro Sasongko menegaskan bahwa patroli sambang poskamling adalah bagian dari program Kapolda yang bertujuan memastikan kegiatan ronda tetap berjalan. "Patroli sambang poskamling ini merupakan program Bapak Kapolda yang tujuannya untuk memastikan kegiatan ronda tetap berjalan. Karena ronda malam merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ronda malam terbukti sangat efektif dalam menekan angka tindak kejahatan konvensional. Kejahatan seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), hingga aksi kenakalan remaja dapat dicegah melalui pengawasan aktif warga.
Oleh karena itu, Polres Serang terus mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tetap melestarikan budaya ronda. Tradisi positif ini telah lama menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat, baik di pedesaan maupun perkotaan, dalam menjaga keamanan bersama.
Partisipasi masyarakat dalam ronda malam merupakan cerminan dari kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan setiap potensi ancaman dapat terdeteksi dan diatasi lebih awal.
Mempererat Silaturahmi dan Layanan Cepat Tanggap
Condro menambahkan, kegiatan patroli ini juga berfungsi sebagai sarana penting untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga. Selain itu, inisiatif ini turut mempererat tali silaturahmi antara pihak kepolisian dan masyarakat.
Kehadiran polisi di tengah-tengah warga diharapkan dapat menumbuhkan rasa aman yang lebih mendalam. Hal ini juga sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Selain aktif berpatroli, petugas kepolisian juga gencar memberikan sosialisasi mengenai layanan Call Center 110. Layanan ini merupakan jalur cepat tanggap kepolisian yang siap menerima laporan masyarakat terkait tindak kejahatan, kecelakaan, maupun gangguan kamtibmas lainnya.
"Kami terus mengingatkan agar warga tidak ragu melapor jika menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar," tambahnya. Ini menunjukkan komitmen kepolisian untuk responsif terhadap setiap aduan warga demi menjaga keamanan bersama.
Program "Ngariung Iman Ngariung Aman"
Lebih lanjut, alumnus Akpol 2005 tersebut menjelaskan bahwa patroli malam yang intensif ini selaras dengan implementasi program "Ngariung Iman Ngariung Aman". Program ini merupakan upaya strategis untuk membangun kedekatan yang lebih erat antara polisi dan masyarakat.
Kedekatan tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang melibatkan partisipasi aktif dari kedua belah pihak. Inisiatif ini dirancang untuk menciptakan ikatan emosional dan kepercayaan yang kuat.
"Program ini sekaligus menjadi wadah komunikasi untuk menyerap aspirasi dan masukan warga terkait situasi keamanan di wilayahnya," katanya. Melalui dialog terbuka, kepolisian dapat memahami lebih baik kebutuhan dan kekhawatiran masyarakat.
Dengan demikian, program "Ngariung Iman Ngariung Aman" tidak hanya fokus pada aspek spiritual dan sosial. Namun juga berfungsi sebagai platform efektif untuk mengumpulkan informasi penting yang dapat mendukung upaya pemeliharaan kamtibmas secara lebih terarah dan partisipatif.
Sumber: AntaraNews