Polres Metro Tangerang Kota Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Tangerang Imbas Kecelakaan Kereta Bandara
Kecelakaan kereta bandara di perlintasan Stasiun Poris memicu Polres Metro Tangerang Kota memberlakukan rekayasa lalu lintas Tangerang. Simak detail pengalihan arusnya di sini!
Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas pada Jumat pagi. Langkah ini diambil setelah kecelakaan antara kereta bandara dan truk trailer. Insiden terjadi di dekat Stasiun Poris, Batuceper, Kota Tangerang, sekitar pukul 06.05 WIB.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan Jalan Maulana Hasanudin tidak dapat dilintasi sementara waktu. Petugas dari Polres Metro Tangerang Kota bersama instansi terkait langsung melakukan pengaturan dan pengalihan arus kendaraan untuk mengurai kemacetan di lokasi kejadian.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menegaskan pentingnya rekayasa ini. Hal tersebut guna menjaga kelancaran arus kendaraan dan keselamatan masyarakat. Personel di lapangan juga disiagakan untuk membantu pengendara mencari jalur alternatif.
Detail Insiden Kecelakaan Kereta Bandara
Kecelakaan melibatkan kereta bandara nomor 805–806A dengan kendaraan truk trailer. Insiden ini terjadi di perlintasan kereta api dekat Stasiun Poris, Kecamatan Batuceper. Lokasi kejadian berada di Kota Tangerang, pada Jumat sekitar pukul 06.05 WIB.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, dalam keterangannya menyampaikan tidak ada korban dalam kejadian ini. Seluruhnya aman dan sudah dievakuasi. Penanganan cepat dilakukan oleh pihak terkait di lapangan.
Dampak dari kecelakaan ini adalah terganggunya jalur utama. Jalan Maulana Hasanudin tidak dapat dilintasi untuk sementara waktu. Hal ini memerlukan tindakan cepat untuk mengelola lalu lintas di sekitarnya.
Rute Pengalihan Arus Rekayasa Lalu Lintas Tangerang
Polres Metro Tangerang Kota segera memberlakukan sejumlah skema rekayasa lalu lintas. Kendaraan dari arah Jakarta (Jalan Daan Mogot) menuju Cipondoh melalui Jalan Maulana Hasanudin dialihkan. Mereka diarahkan di Pertigaan Ampera menuju Jalan Jenderal Sudirman, selanjutnya ke Jalan KH Hasyim Ashari.
Bagi kendaraan yang datang dari arah Cipondoh (Jalan KH Hasyim Ashari) menuju Jalan Daan Mogot (Batuceper/Jakarta), rutenya juga diubah. Pengendara akan dialihkan melalui Jalan Benteng Betawi, kemudian melanjutkan perjalanan melalui Jalan Jenderal Sudirman.
Sementara itu, kendaraan dari Jalan Benteng Betawi yang akan menuju Jakarta melalui Jalan Maulana Hasanudin dialihkan. Rute alternatifnya adalah melalui Jalan KH Hasyim Ashari, lalu TL Gondrong, Jalan H Mansyur, dan berakhir di Jalan KH Ahmad Dahlan. Pengalihan ini bertujuan untuk meminimalkan penumpukan kendaraan.
Imbauan dan Penanganan Penumpang KAI Commuter
Kapolres mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menghindari kawasan terdampak kecelakaan. Pengendara diminta untuk mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepatuhan ini penting demi menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.
“Kami mengimbau pengendara untuk tetap tertib, bersabar, serta mematuhi petunjuk petugas demi keselamatan bersama,” pungkas Kapolres. Pesan ini ditekankan untuk memastikan kelancaran penanganan situasi darurat.
KAI Commuter juga bergerak cepat dalam menangani penumpang terdampak. Bagi pengguna Commuter Line No. 806 yang akan menuju bandara, transportasi pengganti disediakan. Layanan ini memastikan perjalanan penumpang dapat dilanjutkan menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Sumber: AntaraNews