Truk Terguling di Jaksel Picu Kemacetan, Polisi: Bukan Kecelakaan Lalu Lintas
Truk terguling di Jalan KH Abdullah Syafi’i, Jakarta Selatan, memicu kemacetan. Polisi memastikan kejadian tersebut bukan kecelakaan lalu lintas.
Sebuah insiden truk terguling terjadi di Jalan KH Abdullah Syafi’i, Jakarta Selatan, pada Jumat (13/3/2026).
Peristiwa tersebut sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di kawasan tersebut dan videonya beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat sebuah truk berada dalam posisi terguling di tepi jalan. Informasi yang beredar menyebutkan kejadian itu terjadi di wilayah Tebet.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, memastikan peristiwa tersebut bukan merupakan kecelakaan lalu lintas.
"Itu bukan laka lantas, karena yang nangani Tebet itu, Polsek Tebet itu," kata Mujiyanto saat dihubungi, Jumat (13/3/2026).
Crane Ambruk Saat Angkat Barang
Menurut Mujiyanto, insiden tersebut terjadi ketika sebuah crane sedang mengangkat barang. Saat proses pemindahan berlangsung, alat tersebut tiba-tiba ambruk sehingga menyebabkan truk di sekitarnya terguling.
"Iya, tadi itu kan lagi ngangkat itu Karena barangnya udah sampai bawah. Ada kronologisnya itu, udah ke bawah, begitu mau digoyang geser eh malah ambruk sama belalainya itu ngeguling ke situ. Untung ngegulingnya di trotoar itu. Kalau ngeguling ke jalan, nutup itu," jelasnya.
Ia menyebut posisi kendaraan yang terguling berada di trotoar sehingga tidak sepenuhnya menutup badan jalan.
Lalu Lintas Sempat Tersendat
Meskipun tidak menutup seluruh jalur, kejadian tersebut sempat menyebabkan antrean kendaraan dari arah Kampung Melayu menuju Jakarta Selatan.
Petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan masih berada di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas agar tetap berjalan.
"Ya ada kepadatan dr arah kampung melayu, tapi kalau udah lewat crane itu aman. Petugas masih dilapangan bersama dishubz," ungkapnya.
Dia juga menyampaikan bahwa proses penanganan kendaraan dan alat yang terlibat akan dilakukan oleh teknisi khusus.
"Teknisi nanti kalau sore dateng, dicopot, baru digeser itu. teknisinya kan khusus itu," pungkasnya.