Polda Jabar Siap Kawal Puncak Arus Mudik Nataru yang Diprediksi 19-22 Desember 2025
Wakapolda Jabar Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyebut, peningkatan arus kendaraan diprediksi mulai terjadi pada 19 hingga 22 Desember 2025
Polda Jawa Barat menaruh perhatian khusus pada potensi lonjakan arus mudik dan pergerakan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 lewat Operasi Lilin Lodaya.
Wakapolda Jabar Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyebut, peningkatan arus kendaraan diprediksi mulai terjadi pada 19 hingga 22 Desember 2025.
Menurut Adi Vivid, fase tersebut menjadi krusial karena beririsan dengan aktivitas mudik, perayaan malam Natal pada 24 Desember, serta lonjakan kunjungan masyarakat pada 25–26 Desember, khususnya ke kawasan wisata.
"Itu titik-titik krusial. Kita menyebar anggota, tidak hanya yang operasi saja, ada anggota-anggota lain yang juga kita libatkan," katanya dalam doorstop usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Lodaya 2025, di Mapolda Jabar, Jumat (19/12).
Mengantisipasi situasi
Untuk mengantisipasi situasi tersebut, Polda Jabar telah memetakan titik-titik rawan kepadatan dan menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, seperti one way, ganjil-genap, contraflow, hingga pengalihan arus secara situasional.
Langkah ini dilakukan agar potensi kepadatan dan gangguan keamanan selama periode Nataru dapat ditekan, sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Operasi Lilin Lodaya 2025 dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari tingkat Polda hingga Polres. Khusus di wilayah Jawa Barat, sebanyak sekitar 25.000 personel dikerahkan, terdiri dari 15.000 anggota Polri, 2.000 personel TNI, serta 8.000 personel dari instansi terkait.
Mendukung pengamanan dan pelayanan masyarakat
Untuk mendukung pengamanan dan pelayanan masyarakat, Polda Jabar menyiapkan total 304 pos yang tersebar di berbagai titik. Rinciannya, 216 pos pelayanan, 63 pos pengamanan, dan 25 pos terpadu.
Adi Vivid menjelaskan, Operasi Lilin Lodaya merupakan rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan sejak jauh hari. Kapolda Jawa Barat bahkan telah melakukan peninjauan ke sejumlah wilayah sejak dua pekan lalu untuk memetakan potensi permasalahan.
Lintas sektoral
Selain itu, Polda Jabar juga menggelar rapat lintas sektoral bersama para pemangku kepentingan guna menyerap masukan sekaligus memastikan kesiapan instansi terkait. Rangkaian tersebut dilanjutkan dengan latihan pra-operasi internal kepolisian sebelum akhirnya ditutup dengan apel kesiapan.
"Jadi dengan dilaksanakannya apel kesiapan atau apel operasi Lilin Lodaya 2025, kami nyatakan polda Jawa Barat berserta jajarannya didukung dengan TNI, didukung dengan instansi terkait, siap melaksanakan pelayanan perayaan Natal 2025 dan pergantian tahun baru 2026," katanya.