Polantas Genap 70 Tahun, MenPAN-RB Sebut Tingkat Kepercayaan Publik Tembus 94,92 Persen
Pengawalan arus mudik dan libur Natal-Tahun Baru (Nataru) yang dinilai terbaik sepanjang sejarah.
Usia ke-70 menjadi tonggak penting kebangkitan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Sejumlah capaian strategis di bawah kepemimpinan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho berhasil memperkuat kepercayaan publik, mulai dari penertiban kendaraan menuju Indonesia Zero Over Dimensi dan Over Load (ODOL), pengawalan arus mudik dan libur Natal-Tahun Baru (Nataru) yang dinilai terbaik sepanjang sejarah, hingga keberhasilan Operasi Patuh 2025 menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, menyebut tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Korlantas Polri kini mencapai 94,92 persen. "Sebuah capaian tertinggi sepanjang sejarah pengabdian Polantas," ujarnya.
Transformasi Nyata Korlantas
Memasuki usia ke-70 tahun pengabdiannya, Korlantas Polri kian menunjukkan transformasi nyata sejalan dengan visi Polri Presisi. Berbagai program lahir untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan transparan.
Program tersebut antara lain Polantas Menyapa sebagai ruang komunikasi langsung dengan masyarakat, Pesantren Sahabat Lalu Lintas untuk menanamkan nilai keselamatan sejak dini, hingga pengamanan HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang berjalan aman dan tertib.
Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan, momentum ulang tahun Polantas juga melahirkan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nasional yang diperingati setiap 19 September.
"Lahirnya Hari Keselamatan LLAJ Nasional, penegakan disiplin internal dengan tindakan tegas terhadap jajaran yang menyalahgunakan wewenang, serta operasi patuh yang menurunkan angka kecelakaan hingga 12 persen dan korban meninggal dunia 20 persen, menjadi wujud komitmen Polantas," kata Agus dalam siaran pers, Senin (22/9).
Agus juga dikenal turun langsung ke lapangan, memimpin dan memastikan keamanan arus mudik Lebaran maupun libur Nataru.
Apresiasi Publik Meluas
Sejumlah tokoh memberi apresiasi terhadap capaian Polantas, di antaranya analis kebijakan transportasi Azas Tigor Nainggolan, Ketua Umum MTI Tori Damantoro, pemerhati keselamatan Tri Tjahyono, pengamat transportasi Ki Darmaningtyas, pengamat kebijakan publik Agus Pambagio, hingga akademisi muda Nasky Putra Tandjung.
Dukungan juga datang dari mahasiswa dan organisasi kepemudaan, seperti Koordinator Pusat BEM Nusantara M. Sardani, Ketua Umum PB INSPIRA Rizgi Fathul Hakim, Ketua PW GPA Al Washliyah DKI Dedi Siregar, serta Pengurus Besar HMI Benny Hasibuan.
Selain itu, Korlantas rutin membuka ruang dialog dengan komunitas otomotif, pengemudi ojek online, serta sopir angkutan barang maupun umum.
Digitalisasi Layanan
Puncak peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 ditandai dengan peluncuran Digital Korlantas oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Inovasi ini menghadirkan layanan publik berbasis aplikasi, seperti perpanjangan SIM dan pengiriman dokumen ke rumah, sehingga masyarakat tidak perlu antre di Satpas atau Samsat.
Langkah digitalisasi ini diharapkan mempercepat, mempermudah, sekaligus membuat layanan Korlantas lebih efisien dan transparan.