Perkuat Karakter Pimpinan, ITS Gelar Character Building di Kapal Perang TNI AL
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menyelenggarakan Character Building Pimpinan ITS 2026 di kapal perang TNI AL, bertujuan memperkuat kepemimpinan dan sinergi. Kegiatan ini dirancang khusus oleh TNI AL untuk membentuk Patriot ITS yang berint
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) baru-baru ini menggelar kegiatan Character Building Pimpinan ITS 2026 yang unik di atas kapal perang TNI Angkatan Laut (AL). Acara ini berlangsung di Komando Armada (Koarmada) II Surabaya, Jawa Timur, pada hari Rabu, 4 Februari 2026. Kegiatan ini dirancang khusus untuk memperkuat karakter serta kepemimpinan jajaran pimpinan ITS.
Rektor ITS, Prof Dr Bambang Pramujati, menjelaskan bahwa program Character Building kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena melibatkan pelatihan kepemimpinan yang disusun langsung oleh TNI AL. Para pimpinan ITS, yang dijuluki Patriot ITS, mengikuti berbagai aktivitas pengembangan diri. Ini termasuk latihan fisik, fokus, dan pengendalian diri, yang semuanya bertujuan meningkatkan kualitas kepemimpinan mereka.
Selain membentuk karakter disiplin dan integritas, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan kerja sama di antara para pimpinan ITS. Prof Bambang Pramujati juga menekankan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk menjalin hubungan yang lebih baik dan erat antara ITS dan TNI AL. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi kedua institusi.
Membentuk Disiplin dan Integritas Patriot ITS
Selama kegiatan Character Building Pimpinan ITS 2026, para Patriot ITS terlibat dalam serangkaian aktivitas intensif yang dirancang untuk menguji batas fisik dan mental mereka. Kegiatan ini berlanjut dengan pelayaran dan berbagai aktivitas di atas Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Surabaya-591 milik TNI AL. Pengalaman langsung di lingkungan militer ini memberikan pelajaran berharga tentang kedisiplinan.
Mengusung konsep joysailing, rangkaian kegiatan di atas kapal perang meliputi permainan yang menekankan pentingnya kekompakan tim. Berbagai permainan seperti estafet hulahop dan adu kekompakan yel-yel menjadi bagian integral dari pembentukan karakter kepemimpinan Patriot ITS. Aktivitas ini secara efektif menumbuhkan semangat kebersamaan dan tujuan bersama.
Prof Dr Bambang Pramujati menegaskan bahwa pelatihan ini sangat krusial dalam menanamkan nilai-nilai inti seperti disiplin, integritas, dan kemampuan bekerja sama. Lingkungan kapal perang yang menantang memberikan simulasi nyata untuk menghadapi tekanan dan mengambil keputusan. Hal ini diharapkan dapat diaplikasikan dalam tugas kepemimpinan di ITS.
Sinergi Inovasi ITS dan Kekuatan TNI AL
Pada kesempatan yang sama, ITS juga memperkuat kerja sama strategisnya dengan TNI AL melalui penyerahan iStow. iStow adalah perangkat lunak inovatif untuk pengaturan muatan kapal yang dikembangkan oleh civitas academica ITS. Perangkat ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan penyimpanan kargo pada kapal-kapal TNI AL.
Rektor ITS, Prof Dr Bambang Pramujati, menyatakan bahwa penyerahan iStow ini menjadi simbol penting untuk memperkuat kemitraan antara ITS dan TNI AL. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana inovasi akademik dapat memberikan kontribusi nyata bagi sektor pertahanan. Ini juga merupakan bukti komitmen ITS dalam mendukung kemajuan teknologi nasional.
Asisten Teritorial (Aster) Komando Armada II, Kolonel Laut (P) Jani Sujani ST MHan MTrHanla, menyambut baik inisiatif ini, menyatakan bahwa kegiatan Character Building Pimpinan ITS ini menjadi sarana berbagi ilmu kepemimpinan dari TNI AL kepada Patriot ITS. Ia berharap sinergi ini akan memberikan dampak positif. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat karakter pimpinan ITS di masa depan.
Sinergi antara ITS dan TNI AL dalam Character Building Pimpinan ITS 2026 ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Khususnya, kegiatan ini selaras dengan poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dan poin ke-16 mengenai Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan Tangguh. Ini menunjukkan komitmen kedua belah pihak terhadap pembangunan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews