Pemkot Palu Dukung Ajang Putra Putri Khatulistiwa, Dorong Potensi Pemuda Daerah

Pemerintah Kota Palu menyambut baik ajang Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah sebagai wadah strategis untuk mengembangkan potensi generasi muda dan memperkuat peran mereka dalam pembangunan daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Palu Dukung Ajang Putra Putri Khatulistiwa, Dorong Potensi Pemuda Daerah
Pemerintah Kota Palu menyambut baik ajang Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah sebagai wadah strategis untuk mengembangkan potensi generasi muda dan memperkuat peran mereka dalam pembangunan daerah. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, menegaskan dukungannya terhadap ajang Putra Putri Khatulistiwa sebagai sarana penting dalam pengembangan potensi generasi muda. Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, menyampaikan hal ini di Palu pada Sabtu (27/6), menekankan harapan agar kegiatan ini mampu mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Ajang ini secara khusus bertujuan untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan. Wawali Imelda berharap bahwa melalui kompetisi ini, akan lahir generasi muda yang dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan pemuda.

Sementara itu, Founder Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah, Indra, menjelaskan bahwa ajang ini hadir dengan konsep yang berbeda dari kompetisi duta daerah pada umumnya. Konsep inovatif ini dirancang untuk memberikan ruang lebih luas bagi pengembangan diri peserta.

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota Palu terhadap inisiatif ini. Beliau melihat ajang Putra Putri Khatulistiwa sebagai platform vital untuk menumbuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas tetapi juga memiliki kepedulian sosial tinggi.

Dukungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. Lingkungan ini memungkinkan pemuda Palu berkembang secara optimal. Diharapkan, para pemenang dapat menjadi agen perubahan yang berkontribusi aktif dalam berbagai sektor pembangunan.

Imelda juga menekankan pentingnya peran pemuda sebagai mitra strategis pemerintah. Mereka diharapkan dapat menghadapi berbagai isu kompleks yang dihadapi daerah, termasuk di dalamnya adalah tantangan pemberdayaan pemuda itu sendiri.

Indra, Founder Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah, menjelaskan perbedaan konsep ajang ini. Berbeda dari kompetisi duta daerah pada umumnya, fokusnya lebih luas. Ajang ini adalah ruang bagi anak muda untuk mengembangkan diri secara holistik.

Kegiatan ini tidak hanya mengangkat potensi wisata dan budaya lokal. Namun, juga menekankan penguatan kapasitas pemuda. Ini meliputi bidang sosial, pendidikan, dan lingkungan. Peserta diharapkan memiliki kualitas diri yang baik, mencakup keterampilan dan wawasan yang luas.

Ajang ini bertujuan melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi dan kepemimpinan. Tetapi juga kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Ini termasuk membangun sinergi dengan komunitas dan organisasi kepemudaan. Tujuannya mendukung program positif bagi masyarakat Palu.

Penyelenggara juga menaruh perhatian pada isu sosial, salah satunya adalah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Finalis diharapkan menjadi agen edukasi yang mampu menginspirasi lingkungan sekitar mereka.

Pendaftaran peserta Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah direncanakan dibuka pada Juli 2026. Rentang usia peserta adalah 15 hingga 25 tahun. Malam grand final ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada awal Desember 2026.

Ajang ini menjadi yang pertama menggunakan identitas “Khatulistiwa” di Sulawesi Tengah. Nama ini dipilih karena Kota Palu dikenal sebagai “Mutiara Khatulistiwa”, yang memberikan nilai historis dan kebanggaan tersendiri bagi daerah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi