Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Eduart Wolok, menyerukan kepada seluruh organisasi kemahasiswaan (Ormawa) di kampusnya. Ia mendorong agar Ormawa menjadi pusat lahirnya gagasan inovatif yang mampu membawa dampak positif. Ajakan ini disampaikan di Gorontalo pada hari Minggu, 28 Juni 2026.
Inisiatif ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi mahasiswa sebagai agen perubahan yang aktif. Mereka diharapkan dapat berkontribusi signifikan melalui berbagai program kerja yang relevan. Kontribusi tersebut mencakup kegiatan pengembangan diri hingga aksi sosial yang bermanfaat luas.
Prof. Eduart Wolok menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran krusial dalam memajukan kampus. "Saya mendorong seluruh organisasi kemahasiswaan untuk menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan inovatif, yang mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan kampus," katanya di Gorontalo. Dengan semangat kolaborasi, Ormawa diharapkan mampu menciptakan perubahan positif.
Advertisement
Advertisement
Organisasi kemahasiswaan memegang posisi yang sangat strategis dalam ekosistem universitas. Mereka tidak hanya berfungsi sebagai wadah untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa. Lebih dari itu, Ormawa menjadi sarana penting untuk pengembangan kepemimpinan dan karakter individu.
Prof. Eduart Wolok menjelaskan bahwa Ormawa adalah mitra vital bagi universitas. Kemitraan ini mendukung kemajuan serta penguatan berbagai bidang kemahasiswaan secara berkelanjutan. Dengan demikian, peran mereka melampaui kegiatan internal kampus.
Melalui program-program inovatif, mahasiswa dapat mengasah kemampuan berorganisasi. Mereka juga belajar berkolaborasi dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat. Hal ini selaras dengan tujuan pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang adaptif.
Advertisement
Rektor UNG berharap agar setiap ide kreatif dapat dituangkan dalam program nyata. “Tuangkan seluruh ide kreatif dan inovasi yang dimiliki dalam program-program yang berdampak. Jadikan organisasi sebagai wadah untuk belajar memimpin, berkolaborasi, serta menciptakan perubahan yang bermanfaat bagi mahasiswa dan universitas," katanya. Ini akan menjadikan organisasi sebagai tempat belajar memimpin dan menciptakan perubahan positif.
Advertisement
Mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan yang efektif. Potensi ini dapat diwujudkan melalui berbagai program kerja yang terencana dan terstruktur. Kegiatan pengembangan diri menjadi salah satu fokus utama.
Selain pengembangan diri, aksi sosial juga merupakan bagian integral dari kontribusi Ormawa. Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi sesama mahasiswa. Namun, juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas di sekitar kampus.
Prof. Eduart Wolok mendorong agar setiap Ormawa mampu menciptakan program yang berdampak. Dengan demikian, organisasi dapat menjadi laboratorium gagasan. Di sana, ide-ide segar diuji dan diimplementasikan untuk kemajuan bersama.
Advertisement
Pelantikan pengurus Ormawa tingkat universitas periode 2026 menandai babak baru. Ini diharapkan menjadi momentum bagi lahirnya kepemimpinan mahasiswa yang baru. Mereka diharapkan siap menggerakkan roda organisasi dengan semangat inovasi.
Advertisement
Rektor UNG memiliki harapan besar terhadap kepengurusan Ormawa yang baru dilantik. Ia berharap struktur kepemimpinan ini akan menjadi cikal bakal pemimpin-pemimpin muda. Mereka diharapkan mampu membawa perubahan positif di masa depan.
Para pemimpin muda ini tidak hanya akan berkontribusi bagi Gorontalo. Lebih jauh lagi, mereka diharapkan dapat memberikan sumbangsih signifikan bagi kemajuan Indonesia. Ini menunjukkan visi jangka panjang dari kepemimpinan universitas.
Pengurus yang baru dilantik mencakup Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Selain itu, terdapat pula Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK). Keberagaman ini mencerminkan spektrum luas aktivitas kemahasiswaan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews