Perkuat Aksi Lingkungan, Kejati Kalbar Tanam Pohon di Singkawang
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) memperkuat komitmen lingkungan dengan aksi tanam pohon di Singkawang, sekaligus mitigasi bencana dan pererat hubungan dengan masyarakat.
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) menunjukkan komitmen kuat terhadap kelestarian lingkungan dan tanggung jawab sosial. Institusi penegak hukum ini menggelar aksi penanaman pohon serta bakti sosial di Kota Singkawang pada Minggu (25/1). Kegiatan ini bertujuan untuk mitigasi risiko bencana alam sekaligus mempererat hubungan antara Kejaksaan dengan masyarakat luas.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalbar, Emilwan Ridwan, menegaskan pentingnya kegiatan ini. Menurutnya, menanam pohon merupakan wujud nyata menanam kebaikan yang akan memberikan manfaat jangka panjang. Manfaat tersebut mencakup menjaga ekosistem, meningkatkan kualitas udara, dan mencegah berbagai bencana bagi masyarakat setempat.
Aksi lingkungan ini melibatkan jajaran Adhyaksa 699, komunitas pecinta lingkungan, dan warga setempat. Lokasi penanaman pohon berpusat di kawasan Tugu Batas Kota Singkawang-Bengkayang. Inisiatif ini bukan sekadar seremonial, melainkan kontribusi konkret Kejaksaan dalam menjaga kelestarian alam, khususnya di wilayah Singkawang yang rawan bencana.
Manfaat Jangka Panjang Aksi Kejati Kalbar Tanam Pohon
Penanaman pohon yang dilakukan Kejati Kalbar memiliki tujuan strategis untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan dapat tumbuh subur dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Peningkatan kualitas udara menjadi salah satu manfaat utama dari gerakan penghijauan ini, menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi warga.
Selain itu, aksi tanam pohon ini juga berfungsi sebagai upaya mitigasi bencana alam. Wilayah Singkawang yang memiliki kontur perbukitan dan pesisir sangat rentan terhadap longsor dan banjir. Dengan adanya pepohonan, diharapkan dapat mengurangi risiko bencana tersebut, melindungi permukiman dan infrastruktur dari kerusakan.
Emilwan Ridwan menekankan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial Kejaksaan. Sebagai aparat penegak hukum, Kejaksaan tidak hanya berfokus pada penindakan. Institusi ini juga memiliki peran penting dalam isu lingkungan dan kemasyarakatan, menunjukkan kepedulian yang lebih luas.
Kejati Kalbar Perkuat Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat berupaya menanamkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial melalui aksi nyata. Penanaman pohon dan bakti sosial menjadi medium untuk mencapai tujuan tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan, meskipun dimulai dari tindakan sederhana.
Dalam kegiatan penanaman pohon, jajaran Kejaksaan menyerahkan bibit pohon kepada Penggerak Pecinta Lingkungan Singkawang. Penyerahan bibit ini bertujuan agar pohon-pohon tersebut dapat ditanam dan dirawat secara berkelanjutan. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.
Selain aksi lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial berupa penyerahan santunan. Santunan tersebut diserahkan kepada panti asuhan yang berlokasi di halaman Vihara Sui Kheu Thai Pak Kung. Aksi ini merupakan bentuk silaturahmi dan dukungan sosial Kejaksaan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kolaborasi Kejati Kalbar untuk Pembangunan Berkelanjutan
Kajati Emilwan Ridwan menilai interaksi langsung dengan masyarakat sangat vital untuk membangun kepercayaan publik. Hubungan harmonis antara lembaga penegak hukum dan warga menjadi fondasi penting. Kejaksaan ingin menunjukkan bahwa mereka adalah bagian integral dari solusi pembangunan di daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari Kejaksaan Agung dan daerah. Hadir dalam acara tersebut Kepala Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung Sri Kuncoro, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna, dan Wakajati Kalbar Erich Folanda. Kehadiran unsur Forkopimda serta komunitas lokal juga memperkuat sinergi dalam aksi ini.
Melalui rangkaian aksi sosial dan lingkungan ini, Kejaksaan berharap dapat mendorong partisipasi lebih luas dari masyarakat. Tujuannya adalah untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Kejaksaan menegaskan perannya sebagai bagian dari solusi pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Barat, tidak hanya dalam penegakan hukum.
Sumber: AntaraNews