Pemkot Makassar Pasang 40 PJU Solar Cell, Wujudkan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan
Pemerintah Kota Makassar merealisasikan pemasangan 40 unit PJU Solar Cell di wilayah kepulauan, menegaskan komitmen pemerataan pembangunan dan solusi penerangan ramah lingkungan bagi warga, sekaligus menjawab aspirasi masyarakat.
Pemerintah Kota Makassar melalui Unit Pelaksana Teknis Penerangan Jalan Umum (UPT-PJU) Dinas Perhubungan Kota Makassar telah merealisasikan pemasangan 40 unit lampu jalan tenaga surya atau PJU solar cell di wilayah kepulauan. Inisiatif ini merupakan langkah konkret untuk memastikan pemerataan pembangunan hingga ke daerah terpencil. Pemasangan lampu jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Sebanyak 25 unit PJU solar cell kini menerangi Pulau Barrang Lompo, sementara 15 unit lainnya telah terpasang di Pulau Lanjukang. Muhammad Rheza, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, menyampaikan bahwa penggunaan teknologi tenaga surya menjadi solusi tepat untuk mengatasi keterbatasan akses listrik konvensional. Langkah ini menunjukkan respons cepat Pemkot Makassar terhadap kebutuhan dasar warganya.
Pemasangan PJU solar cell ini juga merupakan bagian dari janji Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam menanggapi aspirasi warga kepulauan. Aspirasi tersebut disampaikan langsung saat agenda Safari Ramadhan pada akhir Maret lalu terkait permintaan penerangan jalan. Kurang dari satu bulan setelah disuarakan, instruksi pemasangan langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Perhubungan.
Pemerataan Pembangunan di Wilayah Kepulauan
Muhammad Rheza menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan. "Ini merupakan bagian dari komitmen Bapak Wali Kota dalam memastikan pemerataan pembangunan agar benar-benar dirasakan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan," ujar Rheza. Komitmen ini menjadi landasan utama bagi berbagai program pembangunan yang menyasar daerah-daerah terpencil.
Menurut Rheza, penggunaan lampu berbasis tenaga surya menjadi solusi yang tepat bagi wilayah kepulauan. Hal ini mengingat keterbatasan akses jaringan listrik konvensional di sejumlah titik di pulau-pulau tersebut. Inovasi teknologi ini memungkinkan penerangan jalan yang memadai tanpa bergantung pada infrastruktur listrik yang kompleks dan mahal.
Langkah ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Makassar tidak hanya fokus pada pembangunan di pusat kota. Mereka juga berupaya keras untuk menjangkau setiap sudut wilayahnya. Pemerataan pembangunan adalah kunci untuk menciptakan keadilan sosial dan meningkatkan kesejahteraan seluruh warga Makassar.
Solusi Efektif dan Ramah Lingkungan
Selain ramah lingkungan, lampu solar cell ini juga efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan penerangan jalan yang memadai, khususnya pada malam hari. Teknologi ini memanfaatkan energi matahari yang berlimpah, mengurangi emisi karbon, dan mendukung keberlanjutan lingkungan. PJU solar cell menjadi pilihan ideal untuk daerah yang sulit dijangkau listrik PLN.
Penerangan jalan bukan sekadar fasilitas, melainkan bagian penting dari upaya meningkatkan keamanan. Selain itu, juga berperan dalam meningkatkan aktivitas ekonomi warga, hingga kualitas hidup masyarakat pesisir. Dengan adanya penerangan yang cukup, warga dapat beraktivitas lebih aman dan nyaman di malam hari.
Pemasangan 40 unit PJU solar cell ini secara signifikan akan mengubah wajah malam di Pulau Barrang Lompo dan Pulau Lanjukang. Sebanyak 25 unit terpasang di Pulau Barrang Lompo dan 15 unit di Pulau Lanjukang. Hal ini memberikan dampak positif langsung bagi kehidupan sehari-hari penduduk.
Respons Cepat Pemerintah Kota Makassar
Aksi nyata ini merupakan bagian dari janji Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang menjemput aspirasi warga kepulauan. Aspirasi tersebut disampaikan langsung saat agenda Safari Ramadhan pada akhir Maret lalu terkait permintaan penerangan jalan. Respons cepat ini menunjukkan keseriusan Pemkot dalam mendengarkan dan menindaklanjuti keluhan masyarakat.
Kurang dari satu bulan sejak disuarakan, Munafri menginstruksikan Dinas Perhubungan Kota Makassar melalui UPT-PJU langsung bergerak. Mereka melakukan pemasangan lampu jalan di sejumlah titik strategis di kepulauan. Kecepatan respons ini patut diapresiasi karena menunjukkan efektivitas birokrasi.
Langkah cepat ini menjadi sinyal kuat bahwa pendekatan kepemimpinan yang dibangun bukan hanya responsif, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan riil masyarakat. Ini termasuk mereka yang berada di wilayah kepulauan. Dengan realisasi yang terukur dan waktu respons yang singkat, Pemerintah Kota Makassar ingin memastikan tidak ada lagi wilayah yang merasa jauh dari perhatian pembangunan.
Sumber: AntaraNews