Pemkab Sumedang Hidupkan Kembali Geotheater Rancakalong sebagai Pusat Budaya Sunda
Pemerintah Kabupaten Sumedang berkomitmen menghidupkan Geotheater Rancakalong sebagai pusat budaya melalui gelaran Ekosistem Budaya Kasumedang, menjadikannya wadah seni dan pelestarian warisan Sunda.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang telah mengambil langkah strategis untuk mengukuhkan identitas budayanya. Pada Sabtu (15/11), Pemkab Sumedang secara resmi menghidupkan kembali Geotheater Rancakalong. Inisiatif ini bertujuan menjadikannya pusat aktivitas seni dan budaya yang dinamis di Jawa Barat.
Acara bertajuk Ekosistem Budaya Kasumedang menjadi penanda dimulainya revitalisasi lokasi tersebut. Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan biasa. Ini adalah manifestasi nyata dari komitmen Pemkab untuk melestarikan warisan budaya.
Geotheater Rancakalong diharapkan menjadi ruang belajar, pentas, dan pengamalan ilmu seni budaya bagi masyarakat luas. Pertunjukan seni di lokasi ini direncanakan akan berlangsung rutin setiap hari Sabtu, terbuka untuk umum.
Revitalisasi Geotheater Rancakalong sebagai Pusat Seni
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyatakan bahwa gelaran Ekosistem Budaya Kasumedang merupakan langkah konkret. Ini untuk menghidupkan kembali Geotheater Rancakalong sebagai pusat aktivitas seni budaya di daerahnya. “Ini mewujudkan sebuah komitmen ingin menghidupkan Geotheater Rancakalong untuk kita belajar, pentas, dan mengamalkan ilmu seni dan budaya,” ujarnya.
Komitmen ini menunjukkan visi Pemkab Sumedang dalam melestarikan serta mengembangkan seni dan budaya lokal. Geotheater Rancakalong diharapkan menjadi wadah bagi para seniman dan budayawan. Mereka dapat berkreasi dan menampilkan karya-karya terbaiknya.
Rencananya, pertunjukan di Geotheater ini akan dilaksanakan secara rutin. Setiap hari Sabtu, masyarakat umum dapat menikmati beragam kesenian. Hal ini akan menjadikan Geotheater Rancakalong sebagai destinasi budaya yang menarik.
Langkah ini sejalan dengan upaya menjadikan Sumedang sebagai pusat kebudayaan Sunda.
Kekayaan Budaya Lokal dan Peningkatan Fasilitas
Dalam gelaran perdana tersebut, beragam kesenian ditampilkan dengan penuh semarak. Mulai dari kaulinan barudak, terbangan, tarian tarawangsa, hingga kegiatan NGUBAR (Ngulik Bareng Gamelan) memeriahkan acara. Keragaman ini menunjukkan kekayaan budaya lokal Sumedang yang terus dijaga keberlangsungannya.
Para pelaku seni lokal berperan aktif dalam melestarikan warisan budaya ini. Mereka menampilkan pertunjukan yang memukau dan edukatif bagi pengunjung. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya dukungan terhadap seniman daerah.
Bupati Dony juga mengungkapkan rencana peningkatan fasilitas dan infrastruktur Geotheater Rancakalong. Pihaknya akan melakukan pelebaran akses jalan serta penambahan sekitar 20 titik lampu penerangan umum. "Nanti jalan menuju sini akan diperlebar dan lampu penerangan umum akan ditambah sebanyak 20 unit," katanya.
Peningkatan infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung. Selain itu, aksesibilitas yang baik akan mendukung Geotheater Rancakalong sebagai destinasi budaya unggulan.
Sumedang Puseur Budaya Sunda dan Pelestarian Warisan
Bupati Dony Ahmad Munir menekankan bahwa seni budaya bukan hanya sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk terus menjaga, merawat, dan melestarikan warisan budaya Sumedang. Ini harus dilakukan dari generasi ke generasi.
Ajakan ini sejalan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 1 Tahun 2020. Perda tersebut mengatur tentang Sumedang Puseur Budaya Sunda. Sumedang memosisikan diri sebagai pusat budaya Sunda yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan.
Nilai-nilai kebudayaan Sunda tersebut diintegrasikan dalam setiap penyelenggaraan aktivitas. Ini mencakup pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di wilayah Sumedang. Komitmen ini memperkuat peran Geotheater Rancakalong sebagai simbol pelestarian budaya.
Melalui inisiatif ini, Sumedang bertekad untuk menjadi mercusuar kebudayaan Sunda. Geotheater Rancakalong akan menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan visi tersebut.
Sumber: AntaraNews