Pemkab Penajam Paser Utara Perluas Cakupan Layanan Air Bersih Hingga Tahun 2026
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) gencar memperluas cakupan layanan air bersih hingga tahun 2026, termasuk dukungan vital untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) dan kolaborasi inovatif dengan Pamsimas, demi memenuhi kebutuhan dasar warga.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, berkomitmen penuh untuk memperluas cakupan layanan air bersih di wilayahnya. Upaya ini ditargetkan rampung pada tahun 2026, menandai langkah signifikan dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Asisten I Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Nicko Herlambang, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya keras memenuhi kebutuhan air bersih warga. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada peningkatan akses, tetapi juga memastikan keberlanjutan pasokan air.
Perluasan cakupan ini mencakup berbagai strategi, mulai dari pengoperasian instalasi pengolahan air (WTP) baru hingga pemanfaatan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas). Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjawab tantangan penyediaan air bersih di wilayah yang terus berkembang pesat, terutama dengan adanya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Optimalisasi Instalasi Pengolahan Air (WTP) untuk Layanan Lebih Luas
Salah satu strategi utama Pemkab Penajam Paser Utara adalah mengoperasikan instalasi pengolahan air (WTP) berkapasitas 50 liter per detik yang berlokasi di Kecamatan Sepaku. WTP ini memiliki peran ganda, yaitu memperluas layanan air bersih di wilayah Sepaku dan juga melayani kebutuhan perkantoran Ibu Kota Nusantara (IKN).
WTP berkapasitas 50 liter per detik ini dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di kawasan intake Sungai Telake Sepaku. Lokasinya berdampingan dengan instalasi pengolahan air berkapasitas 300 liter per detik yang memang dirancang khusus untuk menunjang penyediaan air bersih IKN.
Setelah selesai dibangun, Kementerian PUPR menghibahkan WTP berkapasitas 50 liter per detik tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. Pengelolaan operasional WTP ini kemudian dipercayakan kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara.
Selain itu, Perumda Air Minum Danum Taka juga akan melanjutkan penambahan sambungan air bersih rumah tangga. Penambahan ini akan difokuskan di wilayah Kelurahan Petung dan sekitarnya, hingga Kelurahan Saloloang, dengan sumber pasokan dari sistem distribusi air di Kecamatan Waru.
Pamsimas dan Kolaborasi Pihak Ketiga Tingkatkan Akses Air Bersih
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga aktif memanfaatkan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) di desa dan kelurahan. Program ini menjadi salah satu pilar penting dalam upaya perluasan cakupan air bersih untuk melayani warga setempat.
Pemanfaatan Pamsimas untuk melayani air bersih warga dilakukan melalui skema percontohan di dua lokasi, yakni Pamsimas Desa Telemow dan Desa Binuang, keduanya berada di Kecamatan Sepaku. Skema ini melibatkan kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan yang lebih efektif dan efisien.
Pengelolaan dua Pamsimas di Kecamatan Sepaku tersebut melibatkan investor swasta, menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam penyediaan infrastruktur dasar. Setiap Pamsimas memerlukan biaya sekitar Rp2 miliar yang dialokasikan untuk instalasi pengolahan air minum, jaringan pipa distribusi, meteran air, dan mesin pompa.
Progres dan Target Cakupan Air Bersih Menuju Ketersediaan Penuh
Sepanjang tahun 2025, cakupan layanan air bersih di Penajam Paser Utara telah menunjukkan peningkatan yang signifikan. Data menunjukkan bahwa cakupan layanan telah bertambah mencapai 41 persen, naik dari angka sebelumnya yang hanya 34 persen.
Nicko Herlambang menyatakan optimisme bahwa jika setiap tahun mampu menambah sekitar 10-15 persen sambungan air bersih rumah tangga, penyediaan air bersih diharapkan dapat segera tuntas. Target ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah untuk mencapai ketersediaan air bersih secara menyeluruh bagi seluruh warganya.
Peningkatan cakupan ini merupakan hasil dari berbagai upaya terpadu, termasuk investasi pada infrastruktur baru dan optimalisasi program yang sudah ada. Dengan percepatan ini, diharapkan masyarakat Penajam Paser Utara dapat segera menikmati akses air bersih yang memadai dan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews