Pemkab Jayawijaya Bersihkan Tugu Salib, Wujudkan Kota DANI yang Asri
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggelar aksi bersih-bersih Monumen Tugu Salib, simbol daerah, sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang damai, aman, nyaman, dan indah (DANI). Kegiatan ini juga mendukung program “Indonesia Asri” yang dican
Wamena, Papua Pegunungan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya baru-baru ini menggalakkan aksi bersih-bersih di Monumen Tugu Salib. Monumen ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol penting serta identitas yang melekat bagi masyarakat daerah tersebut. Inisiatif kebersihan ini bertujuan untuk memelihara keindahan dan makna historis Tugu Salib bagi seluruh warga Jayawijaya.
Kegiatan gotong royong ini dipimpin langsung oleh Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, bersama Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dr. Idawati Waromi Murip. Berbagai pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jayawijaya turut serta dalam aksi mulia ini. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Aksi bersih-bersih Tugu Salib ini merupakan bagian integral dari program yang lebih luas, yaitu “Indonesia Asri”, yang digagas oleh Presiden Prabowo. Program ini telah berjalan selama satu tahun di Kabupaten Jayawijaya dan terus berlanjut. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang asri, aman, dan tenteram, sejalan dengan moto Jayawijaya sebagai Kota DANI.
Gerakan Kebersihan Lingkungan untuk Jayawijaya yang Lebih Baik
Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, menegaskan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah semata. Seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Jayawijaya diajak untuk peduli dan berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Kota Wamena diharapkan bisa menjadi lebih indah dan sehat.
Murib juga menambahkan, upaya kolektif ini sejalan dengan moto Jayawijaya, yaitu Kota DANI, yang berarti damai, aman, nyaman, dan indah. Kebersihan menjadi fondasi utama untuk mencapai visi kota yang harmonis dan lestari. Partisipasi aktif warga sangat diharapkan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi semua.
Kegiatan pembersihan Tugu Salib ini tidak hanya melibatkan ASN Pemkab Jayawijaya, tetapi juga masyarakat dan anak-anak dari sekitar pasar. Mereka turut serta membantu membersihkan area Tugu Salib, menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi. Keterlibatan berbagai pihak ini memperkuat pesan bahwa kebersihan adalah urusan kolektif.
Program Indonesia Asri dan Apresiasi untuk Para Pegiat Kebersihan
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dr. Idawati Waromi Murip, menjelaskan bahwa kegiatan “Indonesia Asri” yang dilaksanakan di Tugu Salib merupakan program nasional. Program ini dicanangkan oleh Presiden Prabowo dengan fokus pada penanganan sampah dan lingkungan bersih di seluruh Indonesia. Jayawijaya sebagai Kota DANI telah mengimplementasikan program ini secara berkelanjutan selama setahun terakhir.
Dr. Idawati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada “mama-mama sapu bersih” yang setia mendampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam membersihkan Kota Wamena. Selain itu, “mama-mama noken cenderawasih” juga turut terlibat aktif dalam program “Indonesia Asri” ini. Semangat mereka menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk peduli lingkungan.
Setelah sukses membersihkan area Tugu Salib, seluruh peserta, termasuk ASN, mama-mama sapu bersih, mama-mama noken cenderawasih, serta anak-anak seputaran pasar, berkumpul untuk ibadah singkat dan makan bersama. Momen ini mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, sekaligus menjadi penutup yang hangat untuk kegiatan yang penuh makna tersebut. Hal ini mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang kuat di Jayawijaya.
Sumber: AntaraNews