Pemkab Jayawijaya Gencarkan Kebersihan Lingkungan, Tugu Salib Jadi Simbol Gotong Royong

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggalakkan aksi kebersihan lingkungan dengan membersihkan Tugu Salib, menunjukkan komitmen terhadap Kebersihan Jayawijaya dan semangat gotong royong warga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Jayawijaya Gencarkan Kebersihan Lingkungan, Tugu Salib Jadi Simbol Gotong Royong
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggelar aksi bersih-bersih Monumen Tugu Salib, simbol daerah, sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang damai, aman, nyaman, dan indah (DANI). Kegiatan ini juga mendukung program “Indonesia Asri” yang dican (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, baru-baru ini menginisiasi aksi bersih-bersih di Monumen Tugu Salib, Wamena, pada Jumat. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan menjadikan tugu tersebut sebagai simbol identitas daerah yang terawat.

Aksi gotong royong ini melibatkan Bupati Jayawijaya Atenius Murib, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dr. Idawati Waromi Murip, serta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jayawijaya. Partisipasi aktif dari berbagai pihak menunjukkan komitmen terhadap Kebersihan Jayawijaya.

Bupati Murib secara tegas menekankan bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang asri, aman, dan tenteram bagi seluruh warga Jayawijaya.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Lingkungan Asri

Aksi bersih-bersih di Tugu Salib ini menjadi bukti nyata kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat. Bupati Jayawijaya Atenius Murib secara langsung memimpin kegiatan, didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dr. Idawati Waromi Murip dan para pimpinan OPD.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Murib tidak henti-hentinya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap Kebersihan Jayawijaya dan lingkungan sekitar. Ia menegaskan bahwa menciptakan lingkungan yang asri, aman, dan tenteram adalah tugas bersama yang harus diemban setiap individu.

Kerja sama dan kesadaran kolektif ini diharapkan dapat mewujudkan Kota Wamena yang lebih indah dan sehat secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan moto Jayawijaya, yakni Kota DANI, yang merupakan singkatan dari damai, aman, nyaman, dan indah, yang juga merujuk pada suku asli di wilayah tersebut.

Program "Indonesia Asri" dan Partisipasi Masyarakat

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dr. Idawati Waromi Murip, menjelaskan bahwa kegiatan di Tugu Salib ini merupakan bagian integral dari program "Indonesia Asri". Inisiatif ini digagas oleh Presiden Prabowo dan telah diimplementasikan di Kabupaten Jayawijaya sebagai Kota DANI sejak setahun yang lalu.

Program "Indonesia Asri" sendiri memiliki kepanjangan Aman, Sehat, Resik (Bersih), dan Indah, serta bertujuan untuk penanganan sampah nasional dan menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata. Pembersihan Tugu Salib tidak hanya melibatkan ASN Pemkab Jayawijaya, tetapi juga menarik partisipasi aktif dari masyarakat umum dan anak-anak yang tinggal di sekitar area pasar. Keterlibatan luas ini menunjukkan antusiasme warga dalam menjaga Kebersihan Jayawijaya.

Dr. Idawati menyampaikan apresiasi yang tulus kepada "mama-mama sapu bersih" yang dengan setia mendampingi Dinas Lingkungan Hidup dalam membersihkan Kota Wamena. Selain itu, "mama-mama noken cenderawasih" juga turut serta aktif dalam menyukseskan program "Indonesia Asri" ini.

Setelah seluruh area Monumen Tugu Salib bersih dan rapi, para peserta, termasuk ASN, mama-mama sapu bersih, mama-mama noken cenderawasih, dan anak-anak, berkumpul untuk ibadah singkat. Kegiatan kebersamaan ini kemudian ditutup dengan acara makan bersama, mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi