Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Rumah Bencana, Percepat Pemulihan Warga Terdampak
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyalurkan bantuan dana stimulan bagi 287 keluarga terdampak bencana hidrometeorologi. Simak detail penyaluran **bantuan rumah bencana Aceh Selatan** untuk percepatan pemulihan hunian warga.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan telah menyalurkan bantuan dana stimulan bagi perbaikan rumah yang terdampak bencana hidrometeorologi. Bantuan ini diberikan kepada 287 penerima yang tersebar di beberapa wilayah di kabupaten tersebut. Penyaluran dana ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat pascabencana.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan, Baital Mukadis, menegaskan bahwa bantuan stimulan ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah. Tujuannya untuk mempercepat pemulihan hunian warga setelah bencana. Ia menekankan bahwa rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat kehidupan bagi setiap keluarga yang terdampak.
Total 287 keluarga penerima bantuan ini tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan. Kecamatan-kecamatan tersebut meliputi Kluet Tengah, Kluet Selatan, Bakongan, Kota Bahagia, Trumon Timur, Trumon, dan Trumon Tengah. Fokus utama bantuan ini adalah untuk mengembalikan fungsi hunian agar dapat segera ditempati kembali oleh warga.
Mekanisme Penyaluran Bantuan Rumah Bencana Aceh Selatan
Penyaluran bantuan stimulan untuk perbaikan rumah ini dilakukan secara bertahap dan terukur. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), besaran dana yang diberikan bervariasi sesuai tingkat kerusakan. Setiap keluarga yang rumahnya mengalami rusak ringan menerima Rp15 juta, sementara untuk kategori rusak sedang diberikan Rp30 juta.
Penetapan penerima bantuan stimulan ini diprioritaskan bagi warga yang terdampak bencana banjir. Prosesnya melibatkan verifikasi dan validasi lapangan yang ketat. Awalnya, Pemkab Aceh Selatan mengusulkan sekitar 800 keluarga sebagai calon penerima bantuan.
Usulan tersebut kemudian divalidasi dan diverifikasi secara menyeluruh oleh tim BNPB. Dari hasil proses ini, ditetapkanlah 287 penerima yang memenuhi kriteria. Kategori kerusakan rumah yang menjadi dasar pemberian bantuan mencakup rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat, meskipun dana yang disalurkan saat ini fokus pada rusak ringan dan sedang.
Komitmen Pemulihan Pascabencana di Aceh Selatan
Plt Bupati Aceh Selatan, Baital Mukadis, menyatakan bahwa pemerintah sangat selektif dalam menyalurkan bantuan ini. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa **bantuan rumah bencana Aceh Selatan** ini tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan. Akuntabilitas menjadi prioritas utama, baik secara teknis maupun hukum, demi transparansi penggunaan dana.
Baital Mukadis juga mengingatkan para penerima bantuan agar memanfaatkan dana tersebut sebaik-baiknya. Dana stimulan ini diharapkan dapat digunakan untuk perbaikan rumah yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025. Dengan demikian, rumah-rumah tersebut dapat kembali layak huni dan ditempati oleh keluarga.
Pihaknya juga berkomitmen untuk melayani masyarakat dengan maksimal agar proses pemulihan pascabencana berjalan optimal. Penerima bantuan diminta untuk mengikuti petunjuk teknis dari petugas. Hal ini penting agar seluruh proses pertanggungjawaban dapat berjalan lancar dan sesuai prosedur yang berlaku.
Sumber: AntaraNews