Penyaluran Dana Bantuan Rumah Rusak Aceh Timur Rp298 Miliar Siap Disalurkan, Bupati Minta Libatkan Bank Lain

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky memastikan Penyaluran Dana Bantuan Rumah Rusak Aceh Timur sebesar Rp298 miliar siap disalurkan, berharap prosesnya berjalan tertib dan cepat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Penyaluran Dana Bantuan Rumah Rusak Aceh Timur Rp298 Miliar Siap Disalurkan, Bupati Minta Libatkan Bank Lain
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky memastikan Penyaluran Dana Bantuan Rumah Rusak Aceh Timur sebesar Rp298 miliar siap disalurkan, berharap prosesnya berjalan tertib dan cepat. (AntaraNews)

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengumumkan ketersediaan dana Rp298 miliar untuk perbaikan rumah warga. Dana ini dialokasikan bagi korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut sejak akhir tahun lalu. Penyaluran Dana Bantuan Rumah Rusak Aceh Timur ini diharapkan dapat segera terealisasi.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati di Aceh Timur pada Jumat (27/2). Dana besar ini menjadi harapan utama ribuan keluarga yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan parah akibat banjir. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan proses distribusi berjalan lancar.

Ketersediaan dana di rekening penyalur melalui Bank Syariah Indonesia menjadi langkah awal penting. Bupati juga mengusulkan pelibatan Bank Aceh Syariah demi kenyamanan masyarakat. Tujuannya agar tidak terjadi penumpukan antrean saat pencairan bantuan.

Iskandar Usman Al-Farlaky menegaskan bahwa dana sebesar Rp298 miliar telah siap di rekening penyalur. Namun, pihaknya ingin proses Penyaluran Dana Bantuan Rumah Rusak Aceh Timur ini berlangsung dengan tertib. Hal ini untuk menghindari kerumunan dan memastikan distribusi merata kepada seluruh penerima yang berhak.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Bupati mengusulkan agar Bank Aceh Syariah turut dilibatkan dalam proses pencairan. Pelibatan bank kedua ini diharapkan dapat memecah konsentrasi massa. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu berdesakan saat mengambil hak mereka.

Berdasarkan data awal, lebih dari 8.000 unit rumah diusulkan untuk diverifikasi pascabanjir. Namun, sekitar 3.500 unit di antaranya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) setelah proses verifikasi ketat. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur tetap membuka ruang pengaduan bagi warga yang merasa belum terakomodir.

Penilaian kerusakan rumah akibat banjir mengacu pada pedoman terbaru yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Pedoman ini mempertimbangkan ketinggian lumpur yang menimbun rumah warga sebagai indikator utama. Klasifikasi ini penting untuk menentukan besaran stimulus yang akan diterima oleh setiap keluarga.

Rumah yang tertimbun lumpur dengan ketinggian 20 hingga 50 centimeter dikategorikan sebagai rusak ringan. Pemilik rumah dalam kategori ini berhak menerima stimulus sebesar Rp15 juta untuk perbaikan. Besaran ini diharapkan cukup membantu meringankan beban mereka.

Sementara itu, rumah yang tertimbun lumpur dengan ketinggian berkisar 50 hingga 70 centimeter masuk kategori rusak sedang. Untuk kategori ini, pemerintah menyediakan stimulus sebesar Rp30 juta. Kategori dan besaran bantuan ini menjadi bagian penting dalam Penyaluran Dana Bantuan Rumah Rusak Aceh Timur.

Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky menekankan pentingnya koordinasi solid antara pemerintah pusat dan daerah. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Kabupaten Aceh Timur. Pemulihan pascabanjir memerlukan upaya bersama dari berbagai pihak.

Guna memastikan transparansi dan akuntabilitas, Bupati telah menginstruksikan camat dan keuchik atau kepala desa. Mereka diminta menempelkan daftar calon penerima bantuan di tempat umum sebagai bentuk uji publik. Langkah ini memungkinkan masyarakat untuk memverifikasi data yang ada.

Selain itu, camat dan keuchik juga harus menyediakan formulir pengaduan bagi warga yang belum terdata atau merasa datanya tidak sesuai. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap proses pemulihan dapat berjalan cepat, tertib, dan tepat sasaran. Tujuannya agar ribuan keluarga terdampak segera kembali menempati tempat tinggal layak huni.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi