Pasien Asma Diduga Tak Dilayani di RSUD Otista Bandung, Manajemen Sampaikan Permohonan Maaf
Namun, ibu itu diduga ditolak oleh pihak rumah sakit dengan alasan ruangan telah penuh. Pihak keluarga ibu itu pun merasa kecewa dan memviralkan peristiwa itu.
Viral di media sosial adanya seorang ibu yang mendapatkan pelayanan tak memuaskan di RSUD Otto Iskandar Dinata (Otista), Kabupaten Bandung. Ibu itu datang ke rumah sakit dengan keluhan asma dan membutuhkan uap atau oksigen.
Namun, ibu itu diduga ditolak oleh pihak rumah sakit dengan alasan ruangan telah penuh. Pihak keluarga ibu itu pun merasa kecewa dan memviralkan peristiwa itu di media sosial.
Menanggapi hal itu, Direktur Utama RSUD Otista, Yuli Ernawati Mosjasari, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (19/5) lalu. Ketika itu, kondisi ruangan IGD memang sedang penuh karena adanya lonjakan pasien. Para tenaga medis sedang berupaya menangani pasien lainnya yang sedang dalam kondisi kritis.
"Tenaga kesehatan tengah melakukan penanganan pada pasien lain yang saat itu sedang sangat banyak, juga dengan kondisi gawat darurat," kata dia melalui keterangan yang diterima pada Kamis (21/5).
Permintaan Maaf
Atas adanya kejadian tersebut, Yuli menyampaikan permintaan maaf. Ke depan, pihaknya akan melakukan evaluasi demi perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan, peristiwa serupa tak lagi terjadi di kemudian hari.
Yuli tak menampik tren kunjungan pasien ke RSUD Otista mengalami grafik kenaikan yang sangat signifikan. Pihak manajemen menilai perluasan kapasitas ruangan dan peningkatan mutu layanan kesehatan mesti segera dilakukan secepatnya.
"Kami akan melakukan perbaikan, mencakup perluasan pelayanan berikut penyiapan sarana dan prasarana, juga dari sisi sumber daya manusia (SDM). Upaya itu membutuhkan waktu, tapi kami berupaya sesegera mungkin," ujar dia.