One Way Arus Mudik di Tol Cipali Diperpanjang Lagi hingga KM 263
Pihak kepolisian masih memberlakukan rekayasa lalu lintas one way lokal hingga malam ini di Tol Cipali mulai KM 70 untuk mengurai kepadatan arus mudik lebaran.
Pihak kepolisian masih memberlakukan rekayasa lalu lintas one way lokal hingga malam ini di Tol Cipali mulai KM 70 untuk mengurai kepadatan arus mudik lebaran 2025. Bahkan, aturan satu arah itu kini diperpanjang hingga KM 263 Tol Pejagan-Pemalang.
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan, pihaknya tengah mempertimbangkan penerapan one way nasional sambil melihat kondisi arus mudik malam ini.
“Di samping melihat bangkitan arus malam ini, Tentunya biasanya setelah sahur itu sudah cukup banyak yang bergerak. Maka dari itu kami akan persiapkan, mungkin besok jam 07.00 WIB sudah kami cleareance, jam 09.00 WIB mungkin sudah kami lepas dari kilometer 71. Ini untuk mempersiapkan puncak arus yang kita predisikan H-3,” tutur Agus kepada wartawan, Kamis (27/3).
Pihak Jasamarga Transjawa Tol (JTT) sendiri melalui Representative Office 2 secara penuh telah menerapkan rekayasa lalu lintas one way Ruas Jalan Tol Palimanan-Kanci, yang kemudian diperpanjang dari KM 210 hingga KM 263 Tol Pejagan-Pemalang mulai pukul 18.30 WIB.
“Kami mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan, mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan di jalan tol,” kata Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo.
“Pastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan kecukupan daya, BBM dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan,” sambungnya.
Arus Lalu Lintas di Tol Cipali Semakin Padat
Kondisi arus lalu lintas di Jalan Tol Cipali semakin padat pada Kamis (27/3) pagi atau H-4 Lebaran 2025, seiring dengan meningkatnya volume kendaraan pemudik yang bergerak dari arah Jakarta menuju Cirebon, Jawa Barat.
Sustainability Management & Corporate Communications Department Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo mengatakan, lonjakan kendaraan mulai terlihat sejak dini hari.
Berdasarkan data, kata dia, tercatat sudah ada 30,6 ribu kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikopo menuju Cirebon sejak pukul 00.00 hingga 09.00 WIB.
Ardam menyebutkan jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 28 persen, dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya.
"Peningkatan volume lalu lintas ini sudah kami antisipasi sebagai bagian dari puncak arus mudik Lebaran. Oleh karena itu, kami terus memantau kondisi lalu lintas dan berkoordinasi dengan kepolisian," ujarnya.
Dia menjelaskan untuk mengurai kepadatan, pihaknya bersama kepolisian telah memberlakukan rekayasa lalu lintas contra flow di KM 162-169 sejak pukul 09.10 WIB hingga pukul 10.05 WIB. Kamis pagi pihaknya bersama kepolisian melakukan pelaksanaan one way dari KM 70 hingga KM 188.
“Pelaksanaan one way bersifat situasional dilaksanakan sesuai diskresi kepolisian," tutur Ardam.
Menurut dia, skema ini dapat memperlancar arus kendaraan dan mengurangi kepadatan di jalur utama. Selain memberlakukan rekayasa lalu lintas, pihaknya juga mengimbau para pengguna jalan agar tidak beristirahat di bahu jalan demi menjaga kelancaran arus kendaraan.
"Jika rest area penuh, kami sarankan pemudik keluar melalui gerbang tol terdekat,” ujarnya.