Ojol Sulit Didapat saat Jakarta Banjir dan Macet, Bajaj Kembali Primadona
Bajaj menjadi pilihan warga saat Ojol sulit didapat di tengah banjir dan macet Jakarta hari ini.
Hujan deras sejak subuh tidak membuat Dinda (30), seorang pekerja swasta, malas berangkat kerja. Dengan tetap semangat ia berangkat dari Depok menuju kantornya di kawasan Ancol, Jakarta.
Biasanya, perjalanan menggunakan KRL dari Stasiun Pondok Cina ke Jakarta Kota hanya memakan waktu sekitar 55 menit. Namun, pada hari ini Selasa (12/1/2026) ada pengecualian.
KRL yang dinaikinya tersendat cukup parah. Kereta beberapa kali berhenti lama di sejumlah titik. Alhasil, waktu tempuh molor menjadi hampir dua jam.
"Tiap beberapa menit berhenti. Sudah curiga pasti ada yang enggak beres," ujar Dinda kepada Liputan6.
Susah Dapat Ojol, Bajaj Jadi Pilihan
Setibanya di Stasiun Jakarta Kota, situasinya lebih kacau. Hujan deras sejak dini hari membuat sejumlah ruas jalan tergenang. Lalu lintas tampak lumpuh. Penumpang kereta menumpuk di depan stasiun, menunggu ojek online.
Dinda juga ikut menunggu. Hampir satu jam ia memantau aplikasi transportasi daring, berharap ada pengemudi yang bisa menembus banjir untuk menjemputnya. Namun tak satupun yang dapat mengambil pesanan.
“Sudah pasrah, semua jalur merah di aplikasi,” kisahnya.
Tak ingin terjebak lebih lama, Dinda memutuskan berjalan kaki ke Stasiun Jayakarta, ia mencari alternatif lain demi bisa sampai ke kantor.
Pilihan akhirnya jatuh pada bajaj. Tarifnya jauh lebih tinggi dari biasanya, namun itu satu-satunya moda yang berani menembus genangan menuju Ancol.
“Daripada tidak sampai kantor sama sekali,” ujarnya.