Cerita Pekerja Jakarta Berjuang ke Kantor di Saat Hujan Deras Mengguyur Pagi Hari

Hujan deras sejak pagi menyebabkan genangan dan kemacetan di Jakarta dan sekitarnya. Sejumlah pekerja mengaku perjalanan ke kantor terganggu.

Muhammad Radityo Priyasmoro
Cerita Pekerja Jakarta Berjuang ke Kantor di Saat Hujan Deras Mengguyur Pagi Hari
Cerita Pekerja Jakarta Berjuang ke Kantor di Saat Hujan Deras Mengguyur Pagi Hari (Merdeka.com)

Hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur Jakarta dan wilayah sekitarnya sejak Kamis pagi (22/1/2026) berdampak pada munculnya genangan di sejumlah ruas jalan.

Kondisi tersebut memicu kemacetan panjang dan menghambat mobilitas warga yang hendak berangkat bekerja.

Laporan dari berbagai titik, termasuk Jakarta Timur dan kawasan penyangga seperti Tangerang, menunjukkan arus lalu lintas tersendat. Sejumlah pekerja terpaksa menghabiskan waktu lebih lama di perjalanan akibat kondisi jalan yang tergenang air.

Salah satu pekerja, Mochammad, mengaku perjalanan dari Ciledug menuju Bundaran HI Jakarta terhambat parah saat melintas di kawasan Puribeta.

“Depan komplek ke Petukangan sejam, biasanya 10 menit,” kata Mochammad sambil menunjukkan rekaman video yang beredar di media sosial, Kamis (22/1/2026).

Mochammad yang sehari-hari menggunakan transportasi umum menyebut, perjalanan biasanya dapat ditempuh dengan cepat menggunakan bus TransJakarta hingga ke Stasiun MRT ASEAN, Blok M. Namun, kondisi jalan yang tergenang membuat waktu tempuh membengkak dan menyebabkan dirinya terlambat tiba di kantor.

Keluhan serupa disampaikan Ibrahim, pekerja yang berangkat dari wilayah Jakarta Timur menuju kantornya di Jakarta Pusat. Ia mengatakan kemacetan di jalan tol lebih parah dibandingkan hari biasa akibat hujan dan genangan.

Dia mengaku harus mengubah rute perjalanan karena kepadatan lalu lintas saat hendak keluar di kawasan Cawang.

“Tadi mau keluar Halim tapi macet banget jadi masuk lagi ke JORR,” ujar Ibrahim saat dihubungi ketika masih berada di dalam mobilnya.

Hingga pukul 10.00 WIB, hujan dilaporkan masih mengguyur sebagian wilayah Jakarta. Sejumlah pekerja memilih menggunakan transportasi umum untuk menghindari kemacetan, meski kondisi tersebut belum sepenuhnya menjamin kelancaran perjalanan, terutama pada jalur yang turut terdampak genangan.

Rekomendasi