NgabubuRUN GBK Jakarta: Menko Muhaimin Ajak Warga Jaga Kebugaran dan Silaturahmi di Bulan Ramadan
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar mengajak masyarakat mengikuti NgabubuRUN GBK Jakarta untuk menjaga kebugaran dan mempererat kebersamaan selama Ramadan. Simak manfaatnya!
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar mengajak masyarakat Jakarta untuk berpartisipasi dalam kegiatan "NgabubuRUN" di Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (8/3/2026). Acara lari santai ini bertujuan mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan aktivitas positif. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong gaya hidup sehat selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan "NgabubuRUN GBK Jakarta" ini tidak hanya sekadar olahraga, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga. Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya menjaga ritme rutin berolahraga meskipun sedang menjalankan ibadah puasa. Ia berharap semangat kebugaran ini dapat terus menyala di tengah masyarakat.
Acara ini merupakan bagian integral dari rangkaian "Festival Jejak Jajanan Nusantara" (JJN) yang berlangsung di kawasan GBK. Festival JJN sendiri digelar dari tanggal 6 hingga 8 Maret 2026, menawarkan berbagai aktivitas menarik bagi pengunjung.
Pentingnya Olahraga Rutin di Bulan Ramadan
Menko Abdul Muhaimin Iskandar menyoroti bahwa olahraga tidak harus selalu berat atau mahal untuk memberikan manfaat kesehatan yang optimal. Yang terpenting adalah konsistensi dalam melakukannya, bahkan saat menjalankan ibadah puasa. Kegiatan fisik ringan secara teratur dapat secara efektif menjaga stamina dan kebugaran tubuh sepanjang hari.
Ia mencontohkan metode sederhana seperti "Japanese Interval Walking", yaitu kombinasi berjalan cepat beberapa saat lalu diselingi berjalan santai. Metode ini terbukti efektif menjaga kesehatan tanpa membebani tubuh secara berlebihan. Pendekatan ini sangat cocok dan mudah diterapkan oleh masyarakat luas selama bulan puasa.
Menurut Muhaimin, berolahraga secara rutin adalah kunci utama untuk mencapai hidup yang sehat dan produktif. Ia menegaskan, "Kita juga terus berolahraga, tidak ada jalan lain. Karena dengan olahraga kita membuktikan sehat itu menambah umur. Sehat itu menambah irit. Sehat itu menambah produktif." Pernyataan ini menggarisbawahi dampak positif olahraga pada kualitas hidup dan ekonomi personal.
Kesehatan yang baik tidak hanya memperpanjang usia, tetapi juga secara signifikan mengurangi potensi pengeluaran untuk biaya pengobatan di masa depan. Oleh karena itu, semangat berolahraga harus terus membara dan merata di seluruh lapisan masyarakat sebagai investasi jangka panjang.
NgabubuRUN dan Manfaat Sosial-Ekonomi
Kegiatan "NgabubuRUN GBK Jakarta" tidak hanya fokus pada aspek kesehatan fisik, tetapi juga mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarwarga. Berolahraga bersama menjelang waktu berbuka puasa menciptakan suasana positif dan penuh kekeluargaan di tengah masyarakat. Ini adalah cara positif menjaga kesehatan sekaligus mempererat tali persaudaraan selama bulan suci Ramadan.
Para peserta "NgabubuRUN" menikmati rute yang menarik, mengelilingi kawasan ikonik GBK. Rute tersebut meliputi area Istora Senayan, Plaza Timur, Stadion Akuatik, hingga lintasan dalam stadion. Pengalaman ini memberikan kesempatan bagi warga untuk berinteraksi dan menikmati keindahan lingkungan GBK.
Lebih lanjut, "Festival Jejak Jajanan Nusantara" (JJN) yang menjadi payung kegiatan NgabubuRUN, memiliki tujuan yang lebih luas. Festival ini dirancang untuk menghadirkan berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari olahraga, kuliner nusantara, hingga promosi produk UMKM. Dengan demikian, JJN turut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat dan menggerakkan roda ekonomi lokal.
Menko Abdul Muhaimin Iskandar juga menekankan bahwa biaya kesehatan nasional saat ini masih didominasi oleh pendekatan kuratif, bukan preventif. Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga seperti NgabubuRUN, diharapkan biaya pengobatan dapat berkurang secara signifikan di masa depan. Upaya preventif melalui gaya hidup sehat adalah investasi penting bagi bangsa.
Sumber: AntaraNews