Sudah Satu Dekade! Rano Karno Ajak Warga DKI Hidup Sehat Lewat Program Jakarta BERJAGA
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mendorong warga untuk mengadopsi gaya hidup sehat melalui puncak acara Jakarta BERJAGA 2.0, sebuah kampanye yang telah berjalan selama satu dekade.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno baru-baru ini menghadiri puncak acara "Jakarta BERJAGA 2.0" di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno. Dalam kesempatan tersebut, ia secara langsung mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa bergerak aktif. Kegiatan ini bertujuan menjadikan pola hidup sehat sebagai kebiasaan sehari-hari warga ibu kota.
Acara yang diselenggarakan pada Minggu, 14 September ini merupakan bagian dari kampanye gaya hidup sehat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program "Jakarta BERJAGA" sendiri telah diluncurkan sejak awal tahun 2025. Inisiatif ini berupaya mengubah perilaku masyarakat menuju gaya hidup yang lebih sehat dan produktif.
Rano Karno menekankan pentingnya investasi kesehatan sejak dini bagi setiap individu. "Tidak perlu menunggu acara besar untuk bergerak, karena setiap langkah hari ini investasi masa depan yang lebih sehat,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kesehatan bukan hanya urusan individu, tetapi juga fondasi kemajuan kota.
Jakarta BERJAGA 2.0: Dekade Gerakan Hidup Sehat
Program "Jakarta BERJAGA" telah memasuki tahun ke-10 penyelenggaraannya, menunjukkan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mempromosikan kesehatan. Edisi ke-2.0 ini berhasil menarik partisipasi signifikan dari masyarakat. Tercatat 5.954 pendaftar dan 3.754 peserta aktif terlibat dalam berbagai tantangan kesehatan.
Salah satu tantangan utama adalah menyelesaikan 7.500 langkah per hari selama periode program yang telah ditentukan. Sebanyak 36 grup, baik dari kalangan ASN maupun non-ASN, berhasil menuntaskan tantangan tersebut dengan semangat. Selain itu, peserta juga aktif mengikuti beragam kegiatan olahraga, pemeriksaan kesehatan, dan edukasi gizi.
Rano Karno menyatakan bahwa "Jakarta BERJAGA 2.0" dimaksudkan untuk membentuk budaya baru di masyarakat ibu kota. Budaya ini meliputi aktivitas fisik rutin, konsumsi gizi seimbang, serta pemeriksaan kesehatan berkala sebagai kebiasaan sehari-hari di tengah padatnya kehidupan kota.
Inovasi Program Turunan untuk Berbagai Kalangan
Dalam puncak acara "Jakarta BERJAGA 2.0", Pemprov DKI Jakarta memperkenalkan tiga program turunan baru yang inovatif. Program-program ini dirancang untuk menjangkau kelompok usia dan minat yang berbeda. Namun, ketiganya memiliki sasaran yang sama, yaitu mendorong adopsi gaya hidup sehat di seluruh lapisan masyarakat.
Program pertama adalah "JakSTAR", sebuah inisiatif pembudayaan aktivitas fisik di kalangan remaja melalui pendekatan digital. Saat ini, "JakSTAR" telah diterapkan di 44 sekolah dan melibatkan lebih dari 7.500 siswa. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kesehatan sejak dini.
Melalui aplikasi khusus, peserta "JakSTAR" dapat memantau langkah harian dan aktivitas fisik mingguan mereka secara mandiri. Mereka juga bisa melihat pencapaian gizi yang terhubung langsung dengan dashboard Pemprov DKI Jakarta. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati berharap remaja Jakarta menjadi motor perubahan gaya hidup sehat.
Program kedua, "Remaja Festival 2025", akan menghadirkan 3.000 peserta remaja dengan berbagai kegiatan menarik. Festival ini menawarkan Fun Run, "Clash of Champions", kampanye bahaya rokok elektronik, pemeriksaan kesehatan mental, dan pentas seni sebagai wadah edukasi sekaligus hiburan sehat bagi remaja Jakarta.
Tantangan 'Downgrade Ukuran Bajumu 3.0' dan Harapan Pemprov
Program turunan ketiga adalah tantangan "Downgrade Ukuran Bajumu 3.0" yang sangat menarik. Inisiatif ini mengajak masyarakat untuk berjalan minimal 7.500 langkah setiap hari secara konsisten. Selain itu, peserta dianjurkan menjaga gizi seimbang dan beraktivitas fisik setidaknya 150 menit per minggu.
Tantangan ini akan dimulai pada akhir September dan berlangsung selama enam minggu penuh. Program ini terbuka untuk tiga kategori peserta yang berbeda, memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk berpartisipasi. Tujuannya adalah memberikan motivasi ekstra bagi masyarakat untuk mencapai target kesehatan mereka.
Pemprov DKI Jakarta berharap rangkaian kegiatan "Jakarta BERJAGA" ini dapat menumbuhkan budaya aktivitas fisik dan pola makan sehat secara berkelanjutan. Dengan demikian, risiko penyakit dapat menurun secara signifikan di kalangan warga. Selain itu, produktivitas warga diharapkan meningkat, menciptakan lingkungan kota yang lebih sehat dan bahagia bagi seluruh penghuninya.
Sumber: AntaraNews