Kemenko PM Dorong Model Pasar 1.001 Malam, Perluas Akses UMKM Nasional
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar gagas model Pasar 1.001 Malam untuk perluas akses UMKM dan perkuat ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Simak detailnya!
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar secara aktif mendorong pengembangan model Pasar 1.001 Malam. Inisiatif ini bertujuan utama untuk memperluas akses pasar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.
Pengembangan ekosistem ini dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha, pemilik modal, serta industri besar dalam sebuah sinergi yang kuat. Kolaborasi ini diharapkan mampu memajukan ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya kemandirian ekonomi, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Pernyataan ini disampaikan saat penutupan acara "Festival Jejak Jajanan Nusantara" di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Minggu (9/3/2026).
Memperkuat Ekosistem UMKM Nasional
Festival Jejak Jajanan Nusantara (JJN) sendiri merupakan bagian integral dari proyek percontohan yang dirancang untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi UMKM untuk berinteraksi dan mengembangkan potensi bisnis mereka.
Untuk lebih memperkuat sektor UMKM, Kemenko PM meminta pemerintah pusat dan daerah agar menyediakan fasilitas yang memadai. Fasilitas ini krusial untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha rakyat.
Pihaknya juga terus mendorong pemanfaatan berbagai fasilitas publik, terutama lokasi-lokasi strategis, agar dapat diakses oleh UMKM. Hal ini bertujuan untuk membantu UMKM mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pasar mereka.
Optimalisasi Fasilitas Publik untuk UMKM
Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan apresiasi tinggi kepada pengelola kawasan GBK serta pemerintah daerah atas dukungan yang telah diberikan. Dukungan ini menjadikan Festival JJN sebagai ruang promosi dan pengembangan usaha yang efektif bagi UMKM.
Apresiasi khusus juga diberikan kepada 64 pelaku usaha yang berpartisipasi dalam festival tersebut, khususnya para perempuan pelaku UMKM. Mereka diakui sebagai pilar penting yang selama ini menjadi penopang ekonomi keluarga.
Optimalisasi fasilitas publik menjadi kunci dalam strategi pengembangan UMKM. Dengan memanfaatkan lokasi strategis, diharapkan UMKM dapat menjangkau lebih banyak konsumen dan meningkatkan daya saing produk mereka.
Dampak Positif dan Rencana Implementasi Pasar 1.001 Malam
Secara ekonomi, dampak dari kegiatan seperti Festival JJN sangat signifikan, terlihat dari nilai transaksi yang berhasil dibukukan. Selama penyelenggaraan festival, total transaksi mencapai sekitar Rp300 juta.
Angka ini menunjukkan peningkatan hampir sepuluh kali lipat dibandingkan dengan kegiatan serupa di tahun sebelumnya, menandakan potensi besar dari inisiatif ini.
Melalui pengembangan model Pasar 1.001 Malam, Kemenko PM berharap kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Tujuannya agar UMKM semakin berkembang dan mampu menjadi motor penggerak perekonomian nasional.
Sebagai langkah konkret, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat berencana mengadakan Pasar 1.001 Malam perdana di Masjid Baiturrahman, Aceh, pada tanggal 11-13 Maret 2026.
Sumber: AntaraNews