Pemkot Mojokerto Gelar Pasar Takjil Ramadhan 2026, Pacu Ekonomi dan Kebersamaan Warga

Pemerintah Kota Mojokerto kembali menggelar Pasar Takjil Ramadhan 2026 selama sepekan, mulai 26 Februari hingga 4 Maret, di Pasar Rakyat Ketidur. Kegiatan ini diharapkan mampu memacu ekonomi lokal dan mempererat kebersamaan warga di bulan suci.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Mojokerto Gelar Pasar Takjil Ramadhan 2026, Pacu Ekonomi dan Kebersamaan Warga
Pemerintah Kota Mojokerto kembali menggelar Pasar Takjil Ramadhan 2026 selama sepekan, mulai 26 Februari hingga 4 Maret, di Pasar Rakyat Ketidur. Kegiatan ini diharapkan mampu memacu ekonomi lokal dan mempererat kebersamaan warga di bulan suci. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Mojokerto berupaya keras meningkatkan perekonomian masyarakat lokal melalui berbagai inisiatif. Salah satu langkah strategis yang kembali digulirkan adalah penyelenggaraan Pasar Takjil Ramadhan 2026. Acara ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, mulai dari tanggal 26 Februari hingga 4 Maret 2026.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyatakan bahwa Pasar Takjil Ramadhan akan berlokasi di Pasar Rakyat Ketidur, Kecamatan Prajurit Kulon. Kegiatan ini akan dibuka setiap sore, mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB, memberikan kesempatan bagi warga untuk berburu hidangan berbuka. Kehadiran pasar takjil ini diharapkan dapat menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H/2026.

Pasar takjil tidak hanya sekadar tempat transaksi jual beli makanan, tetapi juga menjadi wadah interaksi sosial dan ekonomi. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menggerakkan roda perekonomian rakyat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menghadirkan ruang kebersamaan yang hangat bagi masyarakat selama Ramadhan.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa Pasar Takjil Ramadhan ini merupakan wujud nyata dukungan Pemkot terhadap pelaku usaha. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka. Dengan demikian, diharapkan terjadi peningkatan pendapatan bagi UMKM di Kota Mojokerto.

Pasar takjil juga menjadi sarana syiar Ramadhan yang menggembirakan, menciptakan suasana yang hidup dan penuh kebersamaan. Selain bazar makanan dan minuman, tersedia pula bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Pemkot dalam memberdayakan koperasi lokal.

Untuk mendukung transaksi nontunai, Bank Indonesia turut berpartisipasi dengan program QRIS Racing. Ini tidak hanya memfasilitasi kemudahan pembayaran, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang penggunaan teknologi finansial. Langkah ini sejalan dengan upaya modernisasi sistem pembayaran di tingkat lokal.

Kemeriahan Pasar Takjil Ramadhan di Kota Mojokerto akan dilengkapi dengan berbagai kegiatan menarik. Salah satunya adalah lomba patrol dan bedug yang melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA, serta karang taruna, semuanya diajak berpartisipasi.

Lomba-lomba ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga sarana edukasi dan pengembangan bakat. Partisipasi aktif dari generasi muda diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kreativitas. Ini juga menjadi ajang pelestarian tradisi budaya lokal yang kental dengan nuansa Ramadhan.

Selain itu, pasar takjil juga menyediakan pasar murah yang bermanfaat bagi masyarakat. Wahana permainan untuk keluarga juga tersedia, menjadikan lokasi ini destinasi lengkap untuk semua kalangan. Rangkaian kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong dan ekonomi kerakyatan yang ingin ditumbuhkan.

Pemerintah Kota Mojokerto berharap Pasar Takjil Ramadhan 2026 dapat menjadi destinasi favorit bagi warga. Masyarakat dapat berburu berbagai pilihan takjil lezat dan unik yang disajikan oleh UMKM lokal. Kehadiran pasar ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan kuliner berbuka puasa warga.

Lebih dari sekadar transaksi, pasar takjil ini juga diharapkan menciptakan suasana Ramadhan yang aman dan nyaman. Pengaturan lokasi dan fasilitas yang memadai menjadi prioritas untuk kenyamanan pengunjung. Tujuannya adalah agar setiap warga dapat menikmati momen Ramadhan dengan tenang.

Dengan segala rangkaian kegiatan dan fasilitas yang disediakan, Pemkot Mojokerto optimis pasar takjil akan dipenuhi keceriaan. Ini adalah wujud komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momen spesial. Momen yang tidak hanya spiritual, tetapi juga penuh kebahagiaan dan kebersamaan bagi seluruh warga.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi