Merinding! Muzani Ungkap Keinginan Terakhir Try Sutrisno Sebelum Wafat
Muzani mengungkapkan, saat Lebaran tahun lalu, Try menyampaikan pesan khusus. Dia ingin ada amandemen kelima UUD 1945 sebelum wafat.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyebut almarhum Try Sutrisno sebagai sosok pejuang sejati yang mendedikasikan pikiran dan tenaganya untuk bangsa hingga akhir hayat. Pernyataan itu disampaikan Muzani usai mensalatkan jenazah Try Sutrisno di Masjid Agung Sunda Kelapa, Senin (2/3).
"Di mata kami almarhum adalah sosok pejuang sejati. Pandangan, pikiran, waktu dan tenaga dicurahkan untuk kepentingan bangsa dan negara," kata Muzani.
Di usia senja, lanjutnya, Try sangat peduli pada persatuan dan gotong royong.
"Beliau sangat concern terhadap persatuan, kesatuan, kebersamaan, dan kegotongroyongan," ujarnya.
Saat Lebaran Tahun Lalu
Muzani mengungkapkan, saat Lebaran tahun lalu, Try menyampaikan pesan khusus. Dia ingin ada amandemen kelima UUD 1945 sebelum wafat.
"Beliau ingin sebelum meninggal ada amandemen Undang-Undang Dasar 45 yang kelima. Dan beliau ingin itu dilakukan sebelum beliau wafat. Itu saya camkan betul amanat pesan dari beliau,” ucap dia.
Pesan itu, lanjutnya, menjadi perhatian pimpinan MPR. Kajian masih terus dilakukan.
"Sampai sekarang apa yang diharapkan, apa yang dipikirkan oleh almarhum oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat terus dilakukan kajian-kajian lebih lanjut," ujarnya.
Tujuan Amandemen
Menurut Muzani, tujuan amandemen itu untuk menjaga persatuan dan menjamin masa depan Indonesia.
“Beliau ingin agar amandemen itu dilakukan untuk menjaga persatuan, untuk menjaga kebersamaan dan menjamin kelangsungan Indonesia ke depan yang lebih baik,” ucap dia.