Selamat Jalan Try Sutrisno, Jenderal Sederhana yang Konsisten Menjaga Persatuan Bangsa

Kepergian Try Sutrisno meninggalkan jejak pengabdian yang akan selalu dikenang dalam sejarah TNI dan perjalanan bangsa Indonesia.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Selamat Jalan Try Sutrisno, Jenderal Sederhana yang Konsisten Menjaga Persatuan Bangsa
Selamat Jalan Try Sutrisno, Jenderal Sederhana yang Konsisten Menjaga Persatuan Bangsa (Merdeka.com)

Kabar duka datang dari TNI dan perpolitikan tanah air. Wakil Presiden ke-6 RI sekaligus mantan Panglima ABRI, Try Sutrisno meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (2/3).

Kepergian Try Sutrisno meninggalkan duka terkhusus keluarga besar TNI AD. Kadispenad Brigjen Donny Pramono menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Try Sutrisno.

Bagi TNI AD, Donny mengatakan, Try Sutrisno merupakan salah satu putra terbaik bangsa sekaligus prajurit terbaik TNI. Sepanjang hidupnya, Try Sutrisno mendedikasikan diri untuk kepentingan bangsa dan negara melalui pengabdian panjang, baik di dunia militer maupun pemerintahan.

"Kepergian almarhum menjadi kehilangan mendalam bagi TNI AD, mengingat beliau adalah tokoh prajurit senior yang dihormati dan merupakan bagian dari keluarga besar TNI, khususnya Angkatan Darat," kata Donny dalam keterangan tertulis, Senin (2/3).

Try Sutrisno
Try Sutrisno Dokumen Dispenad

Try Sutrisno diketahui lulusan Akademi Teknik Angkatan Darat tahun 1959. Dia menapaki karier militer dari berbagai penugasan operasional hingga jabatan strategis.

Dalam perjalanan pengabdiannya, beliau dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada periode 1986–1988. Di bawah kepemimpinannya, Angkatan Darat terus memperkuat profesionalisme, disiplin, serta soliditas satuannya, guna menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selanjutnya, Try Sutrisno mengemban amanah sebagai Panglima ABRI periode 1988–1993, sebelum akhirnya diberikan kepercayaan oleh Bangsa Indonesia sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 di periode 1993–1998.

Dalam kiprahnya di militer dan pemerintahan tersebut, Try Sutrisno secara konsisten menunjukkan komitmen dan loyalitas tinggi terhadap negara, serta konsistensi dalam menjaga persatuan dan kepentingan nasional.

"Bagi prajurit TNI AD, almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, sederhana, dan berintegritas. Keteladanan, semangat pengabdian, serta dedikasi beliau akan senantiasa menjadi bagian dari nilai-nilai yang hidup dalam jiwa korsa Angkatan Darat," kata Donny.

TNI Angkatan Darat mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta keikhlasan. Kepergian Try Sutrisno meninggalkan jejak pengabdian yang akan selalu dikenang dalam sejarah TNI dan perjalanan bangsa Indonesia.

Jenazah Try Sutrisno rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata Jakarta Selatan. “Rencana akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan,” kata Kapuspen TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (2/3).

Atas berpulangnya Try Sutrisno, Aulia menyampaikan rasa duka mendalam. Atas nama TNI, dia mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

“TNI menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Almarhum. Semoga Almarhum husnul khotimah serta keluarga yang ditinggal diberikan keikhlasan dan kesabaran Aamiin,” kata Aulia.



Rekomendasi