Menteri PPN Sebut MBG Berjalan Baik di Ambon dan Makassar
Rachmat menegaskan, program MBG bukan sekadar intervensi gizi, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Ambon dan Makassar. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan standar pelaksanaan MBG dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan gizi anak sekolah.
Di Ambon, Rachmat Pambudy mengunjungi dapur MBG dan SDN 74 Ambon bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa. Sementara di Makassar, ia didampingi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan SDN 4 Tamamaung.
"Kami ingin lihat kelayakan seperti kebersihan, kecukupan gizi, protein, dan juga harus ada tempat cuci tangan," ujar Rachmat kepada wartawan.
Rachmat menegaskan, program MBG bukan sekadar intervensi gizi, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
“Negara harus membangun dan meningkatkan kualitas generasi penerus, terutama yang ada di daerah yang sulit mengakses makanan bergizi," jelasnya.
Sulsel Dinilai Jadi Benchmark Nasional Program MBG
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebut Menteri PPN/Bappenas mengapresiasi kesiapan dan pelaksanaan MBG di wilayahnya. Ia mengklaim, pelaksanaan MBG di Sulawesi Selatan lebih baik dibandingkan provinsi lain.
"MBG sudah berjalan dan alhamdulillah tadi secara keseluruhan sangat bagus," kata Andi Sudirman.
"Sulsel lebih standar dibanding provinsi lain. Kami berharap Sulsel bisa menjadi benchmark MBG," tambahnya.
Menurut Andi Sudirman, hingga kini terdapat 76 SPPG yang sudah dibangun di Sulsel. Ia menargetkan jumlah tersebut akan bertambah hingga 900 unit.
"Masih banyak dalam proses konstruksi. Jadi ada banyak titiknya. Tetapi beberapa sudah dibangun dan ada beberapa yang sudah on progress. Kita terus proses untuk menambah," pungkasnya.