Menhut: Tren Karhutla Menurun, Tapi Tetap Harus Terus Waspada
Antoni merinci, pada tahun 2024, angka kebakaran hutan dan lahan menurun tajam dibandingkan tahun sebelumnya.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan, tren Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia terus mengalami penurunan signifikan. Pernyataan ini disampaikan usai dirinya mengikuti Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla 2025 bersama Menko Polhukam Budi Gunawan di Provinsi Riau.
"Kita ini adalah sebuah bangsa yang pembelajar dan bekerja keras, bahwa dalam sejarah, kita pernah menghadapi bencana yang sungguh memprihatinkan tetapi data menunjukkan kerja keras teman-teman semua ini sudah memperlihatkan keberhasilan yang baik dari angka statistik," ujar Antoni dalam keterangannya, Rabu (30/4).
Antoni merinci, pada tahun 2024, angka kebakaran hutan dan lahan menurun tajam dibandingkan tahun sebelumnya.
"Pada tahun 2024 yang lalu dibandingkan dengan 2023 kebakaran hutan dan lahan turun dari 1,1 juta menjadi 370 ribu," ucapnya.
Ia juga membandingkan tren ini dengan periode El Nino sebelumnya.
"Bahkan angka pada tahun 2023 ketika itu terjadi El Nino dibandingkan dengan 4 tahun sebelumnya, ini ada 4 tahunan El Nino yaitu tahun 2009 angkanya juga turun dari sekitar 1,7 juta menjadi 1,1 juta," katanya.
Jangan Sombong
Menteri Kehutanan mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dan menekankan pentingnya tetap waspada meski angka Karhutla menurun.
"Jadi ada kebanggaan Pak, bahwa teman-teman ini bekerja dengan baik dan kita belajar dari kesalahan masa lalu dan kita memperbaiki diri sehingga trennya terus menurun, tapi tentu tidak membuat kita lengah, tidak membuat kita sombong, jumawa, sehingga kita tidak hati-hati," tutup Antoni.