Mendikdasmen Optimis Pembelajaran SMAN 72 Jakarta Segera Normal Pasca-Ledakan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyatakan optimisme tinggi bahwa proses pembelajaran di SMAN 72 Jakarta akan segera normal kembali setelah insiden ledakan, dengan dukungan psikososial.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti menyampaikan keyakinannya bahwa proses pembelajaran di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, akan segera pulih pasca-insiden ledakan pada Jumat (7/11). Optimisme ini didasari oleh kondisi mental siswa yang ditemuinya.
Menurut Abdul Mu'ti, melihat ketegaran anak-anak, ia memperkirakan tidak akan memerlukan waktu lama bagi sekolah untuk kembali berfungsi normal. Kementeriannya berjanji akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta serta kementerian terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Langkah konkret yang akan diambil adalah penyediaan layanan psikososial mulai Senin (10/11) bagi seluruh warga sekolah, termasuk guru dan murid. Layanan ini bertujuan untuk memulihkan kondisi mental dan memastikan perkembangan jiwa mereka tidak terhambat akibat peristiwa tersebut.
Upaya Pemulihan Mental dan Psikososial
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menekankan pentingnya pemulihan mental bagi siswa dan guru SMAN 72 Jakarta yang terdampak ledakan. Untuk itu, layanan psikososial akan diberikan secara komprehensif.
Bagi murid-murid yang secara langsung terkena dampak, akan ada layanan konseling khusus. Ini bertujuan untuk mengembalikan mental mereka agar tidak mengalami persoalan yang bisa menghambat perkembangan jiwa.
Abdul Mu'ti menambahkan, meskipun demikian, ia melihat semangat dan ketegaran yang luar biasa dari para siswa. "Tapi, tadi yang saya jenguk semuanya kelihatan sangat tegar semuanya. Sangat optimistis dan rata-rata mereka adalah anak-anak yang aktif di sekolahnya," ujarnya.
Secara teknis, layanan psikososial ini akan dilakukan dengan mengirimkan relawan-relawan ke rumah masing-masing korban. Selain itu, layanan juga akan tersedia secara daring untuk menjangkau lebih banyak pihak yang membutuhkan.
Koordinasi dan Rencana Pembelajaran SMAN 72 Jakarta
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan berkoordinasi erat dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta dalam upaya pemulihan ini. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat proses normalisasi kegiatan belajar mengajar.
Sebelumnya, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf juga telah mendorong agar proses belajar mengajar di SMAN 72 Jakarta dapat segera dimulai kembali. Ia mendapatkan informasi dari Komisioner KPAI bahwa proses belajar akan dapat dimulai kembali pada pekan depan.
Mulai Senin (10/11), anak-anak akan kembali belajar, meskipun sementara secara daring. "Jadi, hari Senin itu sudah belajar secara daring," kata Mensos.
Setelah proses pembelajaran daring berjalan, akan dilakukan evaluasi tiga hari kemudian. Selanjutnya, pekan depan mungkin akan dipersiapkan untuk pembelajaran luring, menandai kembalinya kegiatan belajar mengajar secara penuh di SMAN 72 Jakarta.
Sumber: AntaraNews