Megawati Ingatkan Tugas Perempuan Tak Sekadar Bersolek
Megawati Soekarnoputri menegaskan perempuan boleh tampil cantik, namun jangan lupakan tanggung jawab besar sebagai pendidik generasi Indonesia.
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan bahwa kecantikan perempuan Indonesia harus berjalan beriringan dengan tanggung jawabnya dalam membangun generasi bangsa.
Menurutnya, merawat penampilan adalah hal wajar, namun tidak boleh melupakan peran strategis perempuan sebagai pendidik.
“Kalian mesti semangat. Mau dandan secantik apa pun, boleh. Tapi dandan itu jangan hanya untuk diri sendiri. Ingat, kalian adalah Ibu Bangsa yang akan mendidik dan menurunkan anak-anak agar Indonesia tetap abadi, menjadi Indonesia Raya yang jaya,” kata Megawati dalam peringatan Hari Ibu bertema Merawat Pertiwi: Perempuan Tangguh, Pertiwi Utuh di Jakarta Selatan, Kamis (18/12).
Ia pun menegaskan, konstitusi menjamin kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan. Kesetaraan itulah yang pada akhirnya menjadi modal bagi perempuan untuk meraih cita-cita setinggi mungkin tanpa meninggalkan peran keluarga.
“Laki-laki dan perempuan itu sama haknya dalam konstitusi. Yang beda cuma kodratnya,” ujarnya.
Ibu Penjaga Kualitas Gizi Keluarga
Dalam kesempatan yang sama, dia menyinggung pentingnya peran ibu dalam menjaga kualitas gizi keluarga.
Ia mengingatkan agar para perempuan tidak mengandalkan makanan instan, karena dapat berdampak pada kesehatan anak, termasuk risiko stunting.
“Ibu saya dulu First Lady, tapi beliau tetap memasak untuk suaminya. Jangan sampai anak-anak kita malah kena stunting karena ibunya abai. Perempuan harus tahu cara mengolah pangan lokal yang murah dan bergizi,” tegasnya.
Presiden ke-5 RI ini juga mendorong perempuan Indonesia untuk memiliki rasa percaya diri dan tidak merasa rendah diri dalam kehidupan sosial maupun bernegara.
“Saya sebagai Ketua Umum selalu mengatakan, jangan merasa rendah diri sebagai perempuan. Karena dalam konstitusi kita, setiap warga negara punya hak yang sama. Laki-laki dan perempuan itu sama, yang beda cuma kodratnya,” pungkasnya.