Lentera Ramadhan Bercahaya: MUI Kota Sukabumi Hadirkan Dakwah Digital Adaptif
MUI Kota Sukabumi memperkenalkan program Lentera Ramadhan Bercahaya, sebuah inovasi dakwah digital di platform YouTube untuk menyapa umat selama Ramadhan 1447H/2026.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Jawa Barat, meluncurkan program dakwah digital bertajuk "Lentera Ramadhan Bercahaya" yang akan tayang di kanal YouTube mereka. Inisiatif ini bertujuan untuk menyebarkan pesan keagamaan secara adaptif di era digital. Program ini dirancang khusus untuk menyapa umat Islam selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi.
Program Lentera Ramadhan Bercahaya akan menampilkan konten dakwah singkat yang diisi oleh para pengurus MUI Kota Sukabumi. Tayangan berdurasi tiga hingga lima menit ini dijadwalkan hadir saat waktu berbuka puasa dan sahur. Hal ini memastikan pesan keagamaan dapat dinikmati masyarakat pada momen-momen relevan.
Ketua MUI Kota Sukabumi, KH Ahmad Nawawi Sadili, menjelaskan bahwa program ini merupakan respons terhadap perkembangan zaman. Pemanfaatan media digital menjadi sarana efektif untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Program ini diharapkan dapat memberikan pencerahan serta pesan menyejukkan bagi para netizen.
Inovasi Dakwah Digital untuk Ramadhan Penuh Berkah
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi menunjukkan komitmennya dalam beradaptasi dengan kemajuan teknologi melalui program Lentera Ramadhan Bercahaya. Program ini menandai langkah maju dalam metode penyampaian dakwah yang kini beralih ke platform digital. Tujuannya adalah memastikan pesan-pesan keagamaan tetap relevan dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
KH Ahmad Nawawi Sadili, Ketua MUI Kota Sukabumi, menegaskan pentingnya pendekatan dakwah yang adaptif. "Kami ingin menghadirkan dakwah yang adaptif dengan perkembangan zaman. Lentera Ramadhan Bercahaya adalah inovasi MUI Kota Sukabumi dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana menyapa umat," ujarnya, sebagaimana informasi dari Diskominfo Kota Sukabumi. Konten yang disajikan dirancang agar singkat, padat, dan menyentuh hati para penonton.
Tayangan Lentera Ramadhan Bercahaya akan mengisi waktu-waktu strategis bagi umat Islam, yaitu saat berbuka puasa dan sahur. Durasi tayangan yang hanya tiga hingga lima menit memastikan pesan dapat tersampaikan tanpa membebani penonton. Ini merupakan strategi efektif untuk menjaga perhatian audiens di tengah kesibukan mereka.
Dukungan Pemerintah dan Harapan Manfaat Program
Inisiatif MUI Kota Sukabumi ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah. Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengapresiasi gagasan dakwah digital Lentera Ramadhan Bercahaya. Ia menilai program ini sebagai respons cerdas terhadap perubahan pola komunikasi masyarakat yang semakin mengarah ke ranah digital.
Bobby Maulana menekankan pentingnya dakwah yang mengikuti perkembangan teknologi. "Ini program yang sangat baik. Dakwah memang harus mengikuti perkembangan teknologi. Saya mendukung penuh inisiatif MUI Kota Sukabumi," kata Bobby Maulana. Dukungan ini memperkuat sinergi antara MUI dan pemerintah daerah dalam membangun kehidupan keagamaan yang konstruktif di Kota Sukabumi.
Diharapkan program Lentera Ramadhan Bercahaya ini akan membawa manfaat besar bagi seluruh masyarakat Kota Sukabumi. Dengan jangkauan yang lebih luas melalui platform digital, pesan-pesan keagamaan dapat menjangkau berbagai kalangan, termasuk generasi muda. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman agama dan memperkuat nilai-nilai spiritual selama bulan Ramadhan.
Sumber: AntaraNews