Puluhan Pelajar dan Santri Ikuti Pendidikan Kader Ulama MUI Karawang, Siap Lahirkan Dai Berwawasan Kebangsaan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Karawang sukses menggelar Pendidikan Kader Ulama bagi puluhan pelajar dan santri, bertujuan mencetak dai berwawasan kebangsaan dan adaptif digital.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Puluhan Pelajar dan Santri Ikuti Pendidikan Kader Ulama MUI Karawang, Siap Lahirkan Dai Berwawasan Kebangsaan
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Karawang sukses menggelar Pendidikan Kader Ulama bagi puluhan pelajar dan santri, bertujuan mencetak dai berwawasan kebangsaan dan adaptif digital. (AntaraNews)

Puluhan pelajar dan santri di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, belum lama ini mengikuti program Pendidikan Kader Ulama yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis MUI Karawang dalam memperkuat kaderisasi serta memastikan estafet dakwah yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Ketua Panitia Pendidikan Kader Ulama MUI Karawang, Asep Saefudin, menyatakan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan penting ini. Ia berharap program tersebut benar-benar dapat melahirkan ulama-ulama muda yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat dan jiwa nasionalisme yang tinggi.

MUI Karawang, sebagai representasi umat, berupaya aktif mengambil peran dalam memperkuat kemitraan antara generasi Muslim, pendidikan keislaman, dan umat secara keseluruhan. Inisiatif ini diharapkan dapat menghasilkan kader ulama yang tidak hanya kompeten dalam ilmu agama, tetapi juga relevan dengan tantangan zaman.

Program Pendidikan Kader Ulama ini diikuti oleh lebih dari 60 peserta, yang terdiri dari pelajar dan santri dari berbagai pondok pesantren di Karawang. Kegiatan ini menghadirkan pemateri-pemateri yang mumpuni di bidangnya, memastikan kualitas materi yang disampaikan kepada para calon ulama.

Asep Saefudin menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan kader ulama yang mampu menjadi katalisator penguatan moderasi beragama. Selain itu, para kader diharapkan mampu berinovasi dan beradaptasi terhadap kemajuan teknologi digital yang terus berkembang pesat.

"Alhamdulillah, MUI Karawang dapat menggelar pendidikan kader ulama. Semoga melalui kegiatan ini bisa benar-benar melahirkan ulama yang berwawasan kebangsaan dan memiliki jiwa nasionalisme," kata Asep Saefudin, menyoroti pentingnya peran ulama dalam menjaga persatuan bangsa.

Sekretaris Umum MUI Karawang, KH Asep Nazaruddin, menekankan pentingnya kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh setiap kader ulama. Kompetensi tersebut meliputi kemampuan membaca dan menulis hadits serta Al-Quran dengan baik dan benar.

Menurut Kiai Asep Nazaruddin, kemampuan baca dan tulis Al-Quran adalah bagian fundamental dari profesionalitas seorang ulama. "Jangan sampai saat berdakwah itu pesannya disampaikan dengan baik, tapi saat menyampaikan dalil Al Quran misalnya, salah membaca atau menulis. Jika itu terjadi, kurang diterima oleh masyarakat," ujarnya.

Selain kompetensi dasar, Kiai Asep Nazaruddin juga menggarisbawahi perlunya penguasaan materi dakwah, metode, dan peta dakwah yang efektif. Hal ini termasuk pemahaman mendalam tentang digitalisasi, terutama jika ingin memanfaatkan platform digital untuk berdakwah.

"Jadi, kader dakwah itu harus memahami berbagai sisi agar pesan dakwahnya benar-benar tersampaikan dengan baik dan diterima masyarakat. Termasuk jika ingin memanfaatkan dakwah melalui digital, dasar-dasar digitalisasi harus benar-benar dipahami," pungkasnya, menekankan relevansi dakwah di era modern.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi