Lebih dari 100 Ribu Siswa di Kota Tangerang Jadi Penerima Program Makan Bergizi Gratis
Dinas Pendidikan Kota Tangerang melaporkan lebih dari 100 ribu siswa telah menerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis. Program ini menjadi prioritas utama pemenuhan gizi anak dan terus diperluas jangkauannya.
Dinas Pendidikan Kota Tangerang mengumumkan bahwa sebanyak 100.753 siswa di wilayahnya kini menjadi penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak sekolah di berbagai jenjang pendidikan. Program MBG ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program unggulan Presiden Prabowo.
Data terbaru yang dirilis pada Jumat (09/1) menunjukkan peningkatan signifikan jumlah penerima manfaat di seluruh Kota Tangerang. Program ini mencakup siswa dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan pentingnya program ini sebagai sasaran prioritas.
Implementasi program Makan Bergizi Gratis ini melibatkan kolaborasi berbagai pihak untuk memastikan jangkauan yang luas. Diharapkan, jumlah penerima akan terus bertambah seiring dengan ketersediaan Satuan Penyelenggara Program Gizi (SPPG) yang memadai. Upaya ini sejalan dengan target untuk mencakup seluruh siswa di Kota Tangerang.
Sebaran Penerima Makan Bergizi Gratis di Kota Tangerang
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, merinci sebaran penerima program Makan Bergizi Gratis di berbagai tingkatan pendidikan. Sebanyak 234 siswa dari tujuh sekolah PAUD telah terdaftar sebagai penerima manfaat. Sementara itu, 912 siswa dari 17 sekolah TK juga turut serta dalam program ini.
Pada jenjang Sekolah Dasar (SD), program MBG menjangkau 52.017 siswa dari 129 sekolah. Angka ini menunjukkan cakupan yang luas di tingkat pendidikan dasar. Untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), terdapat 26.869 penerima manfaat dari 58 sekolah.
Selanjutnya, di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), program ini telah menyentuh 12.029 siswa dari 21 sekolah. Sebanyak 8.692 siswa SMK dari 22 sekolah juga termasuk dalam daftar penerima Makan Bergizi Gratis. Namun, untuk Sekolah Luar Biasa (SLB), program ini masih belum tersedia.
Komitmen Pemkot Tangerang dan Standar Keamanan Pangan
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis bukan hanya tentang penyediaan makanan, tetapi juga memastikan keamanan pangan dan pemenuhan gizi. Setiap dapur MBG dirancang dengan standar sanitasi yang ketat. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan kebersihan makanan yang disajikan kepada siswa.
Petugas dan relawan yang terlibat dalam program ini telah mendapatkan pelatihan khusus. Pelatihan tersebut mencakup aspek pengolahan hingga distribusi makanan agar terjamin aman. Komitmen ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Tangerang dalam menjaga kesehatan anak-anak.
Sachrudin menambahkan bahwa dapur MBG dan SPPG memiliki peran vital dalam memastikan gizi anak terpenuhi. Upaya ini merupakan bagian dari prioritas pemerintah daerah untuk mendukung program gizi nasional. Dinas Pendidikan terus berupaya mengawal program ini sebagai bagian dari pemenuhan gizi anak.
Perluasan Jangkauan dan Kolaborasi Program MBG
Wahyudi Iskandar menjelaskan bahwa jumlah penerima Makan Bergizi Gratis di Kota Tangerang terus bertambah seiring waktu. Penambahan ini sejalan dengan bertambahnya jumlah Satuan Penyelenggara Program Gizi (SPPG) yang tersedia. Dinas Pendidikan aktif mengajak kolaborasi dari berbagai pihak.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperbanyak SPPG yang terbentuk di seluruh wilayah. Dengan demikian, target untuk mencakup semua siswa sebagai penerima manfaat dapat tercapai. Program ini merupakan implementasi dari komitmen Wali Kota Tangerang untuk menjadikan MBG sebagai prioritas.
Prioritas ini didasarkan pada status MBG sebagai program unggulan Presiden Prabowo dalam pemenuhan gizi anak. Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen penuh untuk terus mengupayakan dan mengawal program ini. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan asupan gizi yang layak.
Sumber: AntaraNews