Kutai Kartanegara Gandeng Tanoto Foundation Perkuat Kolaborasi Pengasuhan Anak Usia Dini
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Tanoto Foundation terus perkuat kolaborasi pengasuhan anak usia dini melalui Rumah Anak Sigap, berhasil turunkan stunting dan cetak generasi unggul.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Yayasan Tanoto Foundation menjalin kolaborasi strategis untuk mencetak generasi unggul sejak dini. Kerja sama ini berfokus pada program pengasuhan dan pendampingan anak usia 0-3 tahun melalui inisiatif Rumah Anak Sigap.
Program ini telah berjalan efektif sejak tahun 2022, memberikan dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak-anak di Kukar. Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengapresiasi kontribusi berkelanjutan dari Tanoto Foundation.
Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan mengoptimalkan perkembangan anak, tetapi juga berhasil menurunkan angka stunting di wilayah tersebut. Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga nirlaba.
Inovasi Rumah Anak Sigap dalam Pembentukan Karakter
Di Rumah Anak Sigap, anak-anak diajak berpartisipasi dalam berbagai permainan sederhana namun edukatif. Aktivitas ini dirancang khusus untuk melatih motorik halus, meningkatkan fokus, serta memperkenalkan warna dan bentuk kepada mereka.
Permainan tradisional anak dan menyusun gelas plastik warna-warni menjadi contoh kegiatan yang diterapkan. Metode ini terbukti efektif dalam merangsang perkembangan kognitif dan fisik anak-anak secara menyenangkan.
Fasilitator yang dibina oleh Tanoto Foundation berperan penting dalam membimbing anak-anak dan orang tua. Mereka menciptakan suasana hangat yang mendukung pola pengasuhan positif di lingkungan keluarga.
Program pendampingan ini dinilai berhasil dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak, pendidikan kesehatan, serta kecerdasan. Hasilnya, anak-anak di Kukar menjadi lebih berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dampak Positif Kolaborasi dan Penurunan Stunting
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan pentingnya keberlanjutan kerja sama ini. "Kami mengapresiasi kontribusi Tanoto Foundation yang sejak lama, tepatnya sejak 2022 memberikan pengasuhan kepada anak-anak Kukar," ujarnya.
Menurut Bupati Aulia, kontribusi tersebut telah memberikan dampak signifikan bagi generasi sejak dini di Kutai Kartanegara. Banyak manfaat dirasakan masyarakat, terutama dalam pelayanan anak usia dini.
Salah satu pencapaian yang membanggakan adalah penurunan angka stunting di Kukar. Angka stunting berhasil turun menjadi 12 persen dari sebelumnya 14 persen, berkat kerja sama dengan berbagai pihak termasuk Tanoto Foundation.
Penurunan angka stunting ini menunjukkan efektivitas program dalam penanganan gizi dan kesehatan anak. Ini adalah bukti nyata keberhasilan sinergi antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan.
Perluasan Jangkauan dan Integrasi Program
Regional Lead Tanoto Foundation, Roselina Ping Juan, memaparkan perkembangan kolaborasi yang telah berlangsung sejak 2022. Program utama berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, terutama bagi anak usia dini.
Inisiatif Rumah Anak Sigap dan penguatan sekolah menjadi pilar utama dalam program ini. Roselina juga menjelaskan bahwa sebelumnya kerja sama dilakukan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar.
Untuk memperluas cakupan, kerja sama selanjutnya akan dilakukan dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar. Langkah ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak desa dan masyarakat.
Dari sembilan sasaran program yang dirancang, lima di antaranya masih berjalan hingga kini. Rumah Anak Sigap bahkan telah masuk dalam kelembagaan pendidikan di Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, menjadi satuan PAUD.
Sumber: AntaraNews