KSAD Maruli Sebut Warisan Ryamizard Ryacudu dalam Pembinaan Prajurit TNI AD Tak Ternilai
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meninggalkan warisan besar bagi TNI AD, terutama dalam pembinaan prajurit dan pengembangan organisasi. Simak bagaimana warisan Ryamizard Ryacudu terus membentuk kekuatan mil
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan penghormatan terakhir kepada mantan KSAD dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang meninggal dunia pada usia 75 tahun. Maruli melayat ke rumah duka di Perumahan Puri Wira Bhakti, Cikeas, Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, 31 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Maruli Simanjuntak menekankan bahwa Ryamizard Ryacudu telah mewariskan kontribusi signifikan dalam pembinaan prajurit dan pengembangan organisasi TNI Angkatan Darat. Warisan ini, menurut Maruli, masih sangat dirasakan manfaatnya oleh generasi perwira TNI AD saat ini.
Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai sosok pemimpin yang memberikan banyak pelajaran berharga, khususnya dalam bidang latihan dan pembinaan satuan. Berbagai kebijakan dan program yang digagasnya saat menjabat Pangkostrad hingga KSAD terus menjadi fondasi penting bagi profesionalisme prajurit TNI AD.
Jejak Pembinaan dan Latihan Prajurit yang Berkelanjutan
Jenderal Maruli Simanjuntak mengenang Ryamizard Ryacudu sebagai figur yang memiliki antusiasme tinggi terhadap latihan dan pembinaan satuan. Semasa menjabat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Ryamizard telah menginisiasi berbagai program yang meningkatkan kemampuan tempur prajurit.
Kebijakan-kebijakan yang digagasnya, termasuk penguatan sistem latihan dan pembangunan sarana pendukung, masih memberikan dampak positif hingga saat ini. Maruli menyebut, "Banyak sekali yang kami ingat dari apa yang sudah beliau lakukan buat kami. Beliau yang membuat bagaimana pelatihan-pelatihan di Kostrad berjalan dan berkembang."
Selain itu, Ryamizard Ryacudu juga berperan penting dalam pembangunan sejumlah daerah latihan yang krusial bagi pembinaan kemampuan prajurit TNI AD. Fasilitas-fasilitas ini menjadi fondasi yang terus digunakan untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur angkatan darat.
Pengembangan Organisasi dan Satuan Tempur Modern
Tidak hanya dalam pembinaan latihan, Ryamizard Ryacudu juga memberikan kontribusi besar dalam pengembangan organisasi TNI AD. Ia dikenal atas perannya dalam pembentukan sejumlah satuan tempur yang memperkuat kemampuan operasi angkatan darat.
Salah satu contoh nyata adalah pembentukan satuan Raider, yang hingga kini menjadi salah satu kekuatan elite dalam tubuh TNI AD. Maruli menegaskan, "Beliau banyak sekali membentuk satuan. Dulu beliau membuat satuan Raider dan banyak hal lain yang ditinggalkan untuk TNI Angkatan Darat."
Inisiatif ini menunjukkan visi Ryamizard dalam memodernisasi dan memperkuat struktur TNI AD agar lebih adaptif terhadap tantangan pertahanan. Pengembangan satuan-satuan ini menjadi bagian integral dari warisan strategisnya.
Mengenang Sosok Pemimpin Berdedikasi Tinggi
Ryamizard Ryacudu adalah purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang memiliki rekam jejak cemerlang. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dari tahun 2002 hingga 2005, masa di mana ia banyak melakukan reformasi internal.
Setelah purnatugas dari militer, dedikasinya untuk negara berlanjut. Pada masa pemerintahan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, Ryamizard dipercaya menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2014–2019.
Hingga Minggu malam, para pelayat dari berbagai kalangan, termasuk keluarga, tokoh militer, pejabat negara, dan masyarakat, terus berdatangan ke rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam namun juga warisan yang tak terlupakan bagi bangsa dan negara.
Sumber: AntaraNews