Kopassus Gelar Latihan di Kompleks Pemkab Bogor, Perkuat Sinergi TNI-Pemda
Satuan elite Kopassus menggelar latihan di kompleks perkantoran Pemkab Bogor untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah, khususnya di Kabupaten Bogor.
Satuan Purahmukim Ops Raid Basrah Batalyon 13 Grup 1 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menggelar latihan di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bogor, Cibinong. Latihan ini dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026, sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan prajurit.
Kegiatan latihan Kopassus di Bogor ini bertujuan untuk memastikan prajurit dapat merespons cepat dan terukur saat menghadapi berbagai situasi darurat. Selain itu, latihan juga menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor di Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor turut meninjau langsung latihan tersebut. Kehadiran mereka menegaskan komitmen penguatan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Kesiapsiagaan Kopassus dan Apresiasi Pemkab Bogor
Komandan Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Letkol Inf Gery Heikal Cholid, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor dan seluruh unsur Forkopimda. Dukungan penuh ini sangat berarti bagi pelaksanaan latihan yang vital bagi kesiapan pasukan.
Menurut Letkol Gery, latihan Kopassus di Bogor ini merupakan bagian integral dari kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi berbagai skenario darurat. Prajurit secara rutin berlatih menembak, jasmani militer, hingga latihan taktis lainnya untuk memastikan respons yang cepat dan terukur.
Ia juga mengungkapkan kebanggaannya karena Batalyon 13 berhasil menjadi satuan terbaik Parako tahun ini. Pencapaian ini menunjukkan dedikasi dan kerja keras para prajurit yang terus berlatih tanpa henti. Seluruh prajurit siap melaksanakan tugas kapan pun dibutuhkan di lapangan.
Sinergi Forkopimda untuk Stabilitas Wilayah
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa latihan Kopassus ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka. Ini adalah upaya konkret untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan lintas sektor di Kabupaten Bogor.
Rudy menekankan bahwa seluruh unsur pemerintah dan aparat keamanan adalah abdi masyarakat yang bertugas menjaga, melayani, dan membantu warga. Dengan jumlah penduduk mencapai 6,1 juta jiwa, Kabupaten Bogor sangat membutuhkan kolaborasi kuat antar semua pihak.
Sinergi Forkopimda harus terus diperkuat melalui koordinasi dan komunikasi rutin untuk merumuskan langkah strategis pembangunan daerah. Hal ini penting untuk menghadapi tantangan pembangunan maupun menjaga stabilitas wilayah yang luas.
Optimalisasi Peran TNI dalam Pembangunan Teritorial
Bupati Rudy Susmanto menyoroti pentingnya optimalisasi peran TNI dalam mendukung pembangunan teritorial di Kabupaten Bogor. Keberadaan berbagai satuan di wilayah ini, termasuk Batalyon 13 Grup 1 Kopassus dan satuan Kostrad, sangat strategis.
Ia menggarisbawahi bahwa pembangunan Bogor tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus dibangun bersama-sama dalam semangat kebinekaan. Kolaborasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari keamanan hingga pembangunan infrastruktur.
Latihan bersama ini menjadi simbol soliditas antara TNI dan pemerintah daerah dalam menciptakan Kabupaten Bogor yang kuat, aman, dan berdaya saing. Semangat pengabdian tanpa batas menjadi kunci untuk masa depan wilayah.
Sumber: AntaraNews