Kronologi Penemuan Granat di Jatisampurna Bekasi, Warga sempat Melemparnya
DW yang belum mengetahui keaslian granat tersebut sempat melemparnya.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Jatisampurna Iptu Didik Tri Maryanto membenarkan adanya penemuan diduga peledak lempar (granat) di wilayah hukum Polsek Jatisampurna. Menurut laporan yang dia terima, granat tersebut ditemukan pada hari Jumat (24/1) sekira pukul 15.30 WIB.
"Granat ditemukan di Lahan Kebun di Jalan Mendut RT 004 RW 001 Kelurahan Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi," kata Tri kepada wartawan, Sabtu (25/1).
Tri mengungkap ada dua orang saksi yang sudah dimintai keterangan, mereka adalah DW (27) dan AR (26). Keduanya adalah warga lokal di Jatisampurna.
"Keterangan saksi DW, granat ditemukan (DW) saat sedang mencari burung dengan cara pulut, kemudian saat di tempat kejadian, DW sempat tersandung benda yang terpendam sebagian di tanah," jelas Tri.
Tri menuturkan, DW yang belum mengetahui keaslian granat tersebut sempat melemparnya. Karena bobotnya yang berat, DW pun berkesimpulan benda tersebut adalah asli.
"DW kemudian mendatangi tempat tinggal AR dan memberitahukan benda tersebut ke Polsek Jatisampurna," jelas Tri.
Tri melanjutkan, hasil dari laporan saksi pada pukul 15.45 WIB, tim kepolisian mendatangi tempat penemuan dan benar terdapat benda yang diduga granat.
"Langkah Polsek lakukan memasang garis polisi dan koordinasi dengan Unit Jibom Pasukan Gegana Mabes Polri, dan pemeriksaan saksi. Pada pukul 18.00 WIB Unit Jibom Pasukan Gegana Mabes Polri pimpinan Iptu Jhon Verry, MTSST beserta tiga anggota sampai di lokasi TKP kemudian melakukan giat Explosive Ordnance Dispossal (EOD) terhadap diduga granat yang disimpulkan merupakan granat aktif," Tri menandasi.