KONI Klungkung Petakan Atlet Potensial Usai Porjar Bali 2026
Porjar merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaring bibit atlet potensial sekaligus mengukur efektivitas pembinaan olahraga pelajar.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Klungkung menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan atlet usia dini melalui ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2026. Atlet-atlet yang menunjukkan prestasi dan konsistensi selama kompetisi akan dipetakan untuk masuk ke dalam program pembinaan berkelanjutan.
Ketua Umum KONI Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom, mengatakan Porjar merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaring bibit atlet potensial sekaligus mengukur efektivitas pembinaan olahraga pelajar yang selama ini dilakukan di daerah.
Menurutnya, keikutsertaan 653 atlet Klungkung yang bertanding pada 31 cabang olahraga menunjukkan semakin luasnya basis pembinaan olahraga pelajar di kabupaten tersebut.
"Porjar adalah pintu awal lahirnya atlet-atlet masa depan Klungkung. Dari ajang inilah kita bisa melihat potensi, mental bertanding, kedisiplinan, dan semangat juang anak-anak kita. KONI Klungkung memberikan dukungan penuh agar para atlet pelajar mampu tampil maksimal, sportif, dan membawa nama baik daerah," ujar Gung Anom dikutip Rabu (10/6).
Ia menilai capaian Klungkung pada Porjar Bali 2025 yang menempatkan daerah tersebut di peringkat kelima se-Bali dengan raihan 64 medali emas, 85 perak, dan 127 perunggu harus menjadi modal untuk meningkatkan prestasi pada tahun ini.
Meski demikian, Gung Anom menegaskan bahwa target perolehan medali harus berjalan seiring dengan penerapan nilai-nilai sportivitas dan disiplin selama pertandingan berlangsung.
"Kami berharap seluruh atlet tidak hanya mengejar medali, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas. Kemenangan akan lebih bermakna jika diraih dengan cara yang jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Jadikan Porjar ini sebagai pengalaman berharga untuk melangkah ke jenjang prestasi yang lebih tinggi," tegasnya.
Sebagai tindak lanjut pasca-Porjar, KONI Klungkung akan memperkuat koordinasi dengan cabang olahraga, pelatih, sekolah, serta pemerintah daerah untuk mengidentifikasi atlet-atlet potensial yang layak masuk ke dalam sistem pembinaan jangka panjang.
Level Kompetisi Sekolah
Langkah tersebut dilakukan agar prestasi atlet pelajar tidak berhenti pada level kompetisi sekolah, melainkan dapat berlanjut menuju kejuaraan tingkat provinsi, nasional, hingga ajang olahraga prestasi lainnya.
Perkuat Ekosistem
Selain itu, KONI Klungkung juga akan terus memperkuat ekosistem pembinaan olahraga melalui pendataan atlet, peningkatan kualitas latihan, penguatan kapasitas pelatih, serta evaluasi capaian setiap cabang olahraga.
"KONI Klungkung ingin Porjar menjadi bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Anak-anak yang berprestasi harus kita kawal, kita bina, dan kita arahkan agar mampu menjadi atlet andalan Klungkung di masa depan. Semoga kontingen Klungkung tampil penuh semangat, menjaga nama baik daerah, dan pulang dengan prestasi yang membanggakan," pungkasnya.