Ketua MA: Kehidupan Hakim Seperti Ikan di Akuarium, Kelakuan Bisa Dibaca
Yang mana, dalam menjalankan fungsi pengawasan turut melibatkan berbagai lembaga hukum.
Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto menyampaikan, kehidupan hakim seperti di akuarium. Sebab, setiap gerak-gerik para hakim nampak terlihat jelas.
Mulanya, Sunarto menyebut jika setiap gerak-gerik hakim diawasi oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung. Yang mana, dalam menjalankan fungsi pengawasan turut melibatkan berbagai lembaga hukum.
"Jadi yang melaporkan bapak ibu sekalian, itu juga rekan penegak hukum, karena kelakuan saudara bisa dibaca di persidangan," kata Sunarto, saat memberikan pengarahan dalam acara pembinaan, di kantor MA RI, Jakarta, Jumat (23/5).
Dia menyebut, kehidupan para hakim pun seperti di dalam akuarium. Setiap gerak-gerik yang dilakukan akan terlihat. Sehingga, Sunarto meminta agar para hakim harus berhati-hati.
"Herannya sudah transparan. Bapak ibu hidup seperti di akuarium. Ibarat ikan hidup di akuarium. Gerakannya kemana turun naik, tampak ibu bapak sekalian. Di era digital ini, hati-hati," ujar dia.
"Transaksi ketahuan. Masuk ke tempat-tempat hiburan, ke hotel, ketahuan. Apakah ini masih tetap akan dilaksanakan? Dan kalau kita masuk ke tempat-tempat hotel, ada undangan, undangannya di hotel ya tidak masalah," sambungnya.
Tak Gunakan Metode Transfer
Bahkan, dia pun menyarankan agar para hakim tak menggunakan uang dengan metode transfer. Karena, setiap gerak-gerik akan ketahuan.
"Tolonglah. Sadari bapak ibu sekalian. Dan ketika menukar valuta asing, apakah itu dolar Amerika, dolar Singapura, Euro, dan sebagainya, petugas di situ, ada CCTV bapak ibu sekalian. Ada alat yang merekam. Saudara disuruh, oh ini yang disuruh. Drivernya, temannya, anaknya, istrinya, menukar ketahuan. Sudahlah, pasti ketahuan. Jangan-enak tidak pakai transfer. Uang cash saja," imbuh Sunarto.