Kesal Pesta Gay di Surabaya! Walkot Eri Panggil Pengelola Hotel & Perintahkan Satpol PP Patroli Khusus
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertentangan dengan nilai agama dan aturan hukum yang berlaku di Indonesia.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan kekecewaannya atas terungkapnya pesta seks sesama jenis yang digerebek aparat kepolisian di salah satu hotel di pusat kota. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertentangan dengan nilai agama dan aturan hukum yang berlaku di Indonesia.
"Perbuatan seperti itu jelas melanggar syariat dan hukum. Semua agama menolak, dan negara pun melarang. Maka kita harus bersama-sama menjaga Surabaya dari hal-hal seperti ini," tegas Eri, Rabu (22/10).
Sebagai bentuk respons cepat, Eri langsung menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya untuk memperkuat patroli pencegahan. Ia menyebutkan bahwa Satpol PP memiliki tim khusus yang selama ini telah rutin berpatroli bersama jajaran Polrestabes Surabaya, namun kini akan ditingkatkan intensitas dan cakupannya.
"Kami akan perkuat kolaborasi antara Satpol PP dan kepolisian. Tapi yang lebih penting adalah keterlibatan warga. Pengawasan akan lebih efektif jika masyarakat aktif melapor," ujarnya.
Panggil Pengelola Hotel
Selain pengawasan lapangan, Pemkot Surabaya juga akan memanggil seluruh pengelola hotel, penginapan, dan apartemen untuk menyusun komitmen bersama. Eri berencana membuat pakta integritas yang mewajibkan pemilik usaha jasa akomodasi turut menjaga keamanan dan ketertiban.
"Surabaya adalah kota jasa, jadi pengawasan harus ekstra. Tidak masuk akal kalau satu kamar bisa keluar masuk lebih dari tiga orang. Kita akan kumpulkan semua pemilik hotel dan apartemen untuk menyepakati pakta integritas," kata Eri.
Ia juga menyoroti pentingnya edukasi bagi generasi muda agar tidak terjerumus ke perilaku menyimpang. Pemkot akan memaksimalkan program Kampung Pancasila sebagai ruang edukasi nilai-nilai kebangsaan dan moral. Orang tua akan dilibatkan aktif dalam menjaga anak-anak mereka.
Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga akan menyasar sekolah-sekolah, khususnya tingkat SMA, untuk memperkuat pendidikan karakter. "Kami akan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur agar semua pihak ikut menjaga pergaulan anak-anak kita. Surabaya harus kita jaga bersama," tutupnya.