Kapolresta Mataram Ingatkan Kewaspadaan Wisata Lebaran Topat Demi Keamanan Pengunjung
Kombes Pol. Hendro Purwoko dari Polresta Mataram mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berwisata di momentum Lebaran Topat, demi keselamatan dan kenyamanan.
Kepala Kepolisian Resor Kota Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, memberikan imbauan penting kepada masyarakat. Ia meminta agar tetap waspada saat merayakan Lebaran Topat dengan berwisata. Imbauan ini disampaikan pada Sabtu (28/3) di Mataram.
Kombes Hendro menekankan pentingnya menjaga keselamatan diri dan keluarga, terutama anak-anak. Hal ini bertujuan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan selama momen liburan. Perayaan Lebaran Topat selalu menarik banyak pengunjung.
Lebaran Topat adalah tradisi khas masyarakat suku Sasak di Pulau Lombok yang dirayakan seminggu setelah Idul Fitri. Tradisi ini melibatkan ziarah makam dan kunjungan ke tempat wisata. Masyarakat biasanya membawa bekal ketupat untuk dinikmati bersama.
Antisipasi Lonjakan Pengunjung dan Arus Lalu Lintas
Momentum Lebaran Topat seringkali menyebabkan lonjakan signifikan pada kunjungan objek wisata dan tempat ziarah makam. Peningkatan jumlah pengunjung ini berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas yang parah di berbagai titik. Polresta Mataram telah menyiapkan strategi komprehensif untuk mengatasi situasi tersebut.
Pihak kepolisian telah mengantisipasi dampak keramaian ini dengan menyusun rencana pengamanan matang. Mereka akan fokus pada pengaturan arus lalu lintas serta pengamanan di lokasi-lokasi kunjungan utama. Tujuannya adalah memastikan kelancaran dan keamanan bagi seluruh masyarakat yang berpartisipasi.
Selain pengalihan arus lalu lintas, Polresta Mataram juga akan menerapkan penyekatan di beberapa titik jalur. Penyekatan ini dilakukan untuk mengurai kepadatan menuju objek tujuan masyarakat yang merayakan Lebaran Topat. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan kemacetan dan memperlancar akses.
Pengerahan Ribuan Personel Gabungan untuk Pengamanan
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan perayaan, Polresta Mataram mengerahkan lebih dari seribu personel gabungan. Personel ini terdiri dari Polri, TNI, Dishub, Basarnas, serta Dinas Kesehatan Kota Mataram. Sinergi lintas sektoral ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga ketertiban umum.
Secara spesifik, Polresta Mataram menyiagakan sekitar 566 personel dari internal mereka. Sisanya merupakan dukungan penting dari Polda NTB, Brimob, TNI, Dishub, Basarnas, dan Dinas Kesehatan. Kolaborasi ini memastikan cakupan pengamanan yang luas dan responsif.
Perayaan Lebaran Topat di Kota Mataram akan tetap dipusatkan di dua lokasi ikonik. Lokasi tersebut adalah Pantai Loang Baloq dan Pantai Bintaro. Kedua pantai ini menjadi daya tarik utama bagi masyarakat untuk berkumpul dan merayakan tradisi.
Optimisme Polresta Mataram untuk Perayaan Aman
Dengan kesiapan personel yang matang dan sinergi kuat antar instansi, Polresta Mataram menyatakan optimismenya. Mereka yakin perayaan Lebaran Topat tahun ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Keamanan menjadi prioritas utama bagi seluruh pihak terkait.
Kapolresta Mataram berharap masyarakat dapat menikmati tradisi ini tanpa kekhawatiran berlebihan. Namun, kewaspadaan tetap menjadi kunci untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban juga sangat diharapkan.
Langkah-langkah pengamanan yang telah disiapkan mencerminkan komitmen Polresta Mataram. Mereka bertekad untuk memberikan pengalaman Lebaran Topat yang berkesan dan bebas masalah bagi warga. Semua pihak diajak untuk bekerja sama demi suksesnya acara ini.
Sumber: AntaraNews