Kapolres Singkawang Imbau Warga Jaga Toleransi Jelang Imlek Ramadhan 2026
Jelang perayaan Imlek dan Bulan Suci Ramadhan 2026, Kapolres Singkawang mengimbau masyarakat untuk menjaga toleransi Singkawang dan persatuan demi kamtibmas kondusif serta menolak provokasi.
Kepolisian Resor Singkawang menyerukan imbauan penting kepada seluruh masyarakat. Imbauan ini bertujuan untuk menjaga toleransi dan persatuan di tengah masyarakat. Seruan ini datang menjelang perayaan Imlek dan Bulan Suci Ramadhan 2026 yang waktunya berdekatan.
Kapolres Singkawang, AKBP Dody Yudianto Arruan, menyampaikan pesan ini pada hari Rabu. Tujuannya adalah memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Kota Singkawang dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama.
Perayaan dua hari besar ini yang berdekatan menjadi momen krusial. Pihak kepolisian ingin mencegah adanya oknum yang mencoba memprovokasi. Mereka juga berupaya menghindari upaya memecah belah persatuan antarumat beragama di kota tersebut.
Memperkuat Toleransi di Kota Singkawang
AKBP Dody Yudianto Arruan menegaskan pentingnya menjaga kerukunan. Ia meminta masyarakat tidak memberi ruang bagi pihak tidak bertanggung jawab. Pihak-pihak ini seringkali sengaja menggiring opini atau menyebarkan informasi menyesatkan.
Penyebaran informasi hoaks, khususnya melalui media sosial, menjadi perhatian utama. Kapolres menekankan bahwa Singkawang selama ini dikenal sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia. Citra positif ini harus terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.
“Kota Singkawang yang dikenal sebagai kota toleran jangan sampai dikotori oleh pihak-pihak yang ingin merusaknya,” ujar Kapolres. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu bernuansa SARA dan intoleransi. Pesan ini penting untuk menjaga kedamaian.
Peran Aktif Masyarakat dan Upaya Kepolisian
Masyarakat memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas sosial. Mereka diharapkan tetap waspada terhadap segala bentuk provokasi. Menolak penyebaran berita bohong adalah langkah konkret.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Polres Singkawang akan meningkatkan patroli siber. Patroli ini bertujuan memantau perkembangan isu di media sosial. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat yang bisa merusak toleransi Singkawang.
AKBP Dody menegaskan, momentum perayaan Imlek dan Bulan Suci Ramadhan seharusnya menjadi ajang positif. Ini adalah kesempatan untuk memperkuat persaudaraan. Saling menghormati antarumat beragama menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan.
Menjaga Keamanan untuk Pariwisata dan Kerukunan
Kapolres mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga Kota Singkawang. “Mari kita jaga Kota Singkawang agar tetap kondusif, tertib, aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ajaknya. Kondisi ini akan mendukung kehidupan sosial yang harmonis.
Situasi keamanan yang kondusif juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata. Ini penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan. Baik domestik maupun mancanegara, wisatawan akan merasa tenang saat berkunjung ke Singkawang.
Para wisatawan datang untuk menyaksikan perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Dengan menjaga keamanan, Singkawang dapat terus menarik pengunjung. Ini sekaligus memperkuat citra kota sebagai destinasi yang ramah dan toleran.
Sumber: AntaraNews