Sorot
{{caption}}
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Terima Divonis 4,5 Tahun: Sesuai Kejahatan Saya

{{caption}}
Noel Juga Dihukum Bayar Uang Pengganti Rp 3 Miliar

{{caption}}
Perjalanan Kasus Pemerasan Immanuel Ebenezer, dari OTT Hingga Divonis 4,5 Tahun

{{caption}}
Nasib 21.801 Motor Listrik BGN yang Dikorupsi Dadan Hindayana Cs

{{caption}}
RTX Spark Diumumkan, 8 Laptop Ini Siap Pakai Chip Baru Nvidia

{{caption}}
Menggelegar! Prabowo Depan BGN Usai Pecat 3 Pimpinan: Saya Tak Mau Uang Rakyat Dicuri!

Topik Terkait
{{caption}}
Kabar Baik! Bansos Triwulan II Siap Dicairkan, Data Diperbarui Tiap 3 Bulan

Kementerian Sosial memastikan setiap tiga bulan akan melakukan pemutakhiran data penerima bansos.

{{caption}}
Kemensos Pastikan Bansos Reguler Cair Pekan Kedua April 2026

Kementerian Sosial (Kemensos) mengumumkan penyaluran bansos reguler Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) triwulan kedua akan cair pada pekan kedua April 2026, didukung percepatan data penerima manfaat.

{{caption}}
Kemensos Pastikan Penyaluran BLTS Tahap Kedua Dimulai Pekan Depan untuk 12 Juta KPM

Kementerian Sosial (Kemensos) siap menyalurkan BLTS Tahap Kedua kepada 12 juta keluarga penerima manfaat mulai pekan depan, memastikan bantuan sosial tepat sasaran.

{{caption}}
Menteri Sosial Pastikan 90 Persen Penyaluran BLTS Triwulan IV Rampung, Dukung Daya Beli Jelang Akhir Tahun

Kementerian Sosial mengumumkan bahwa Penyaluran BLTS Triwulan IV telah mencapai lebih dari 90 persen dari total 16,3 juta KPM, memastikan bantuan tepat sasaran dan mendukung ekonomi masyarakat.

{{caption}}
Menteri Sosial Pastikan 90 Persen Penyaluran BLTS Triwulan IV Rampung, Dukung Daya Beli Jelang Akhir Tahun

Kementerian Sosial mengumumkan bahwa Penyaluran BLTS Triwulan IV telah mencapai lebih dari 90 persen dari total 16,3 juta KPM, memastikan bantuan tepat sasaran dan mendukung ekonomi masyarakat.

{{caption}}
Penyaluran Bansos Tahap II 2025 Kini Gunakan DTSEN

DTSEN merupakan basis data tunggal individu dan/atau keluarga yang memuat kondisi sosial ekonomi penduduk Indonesia.

{{caption}}
DTSEN Masuk Tahap Finalisasi, Mensos Siapkan Mitigasi Pemutakhiran Data Bansos

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, mitigasi pun bakal disiapkan terkait pemutakhiran data penerima bantuan sosial (Bansos).

{{caption}}
Data Terbaru BPS: 11 Ribu Penerima Bansos Dicoret, Ini Alasannya

Data ini menjadi rapor merah bagi belasan ribu keluarga tersebut karena akan segera dibersihkan dari daftar penerima.

{{caption}}
Gus Ipul Bicara Penebalan Bansos 2026: Tunggu Kebijakan Presiden

Kemensos sedang menunggu arahan resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait skema bantuan untuk para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

{{caption}}
Kantor Pos Jayapura Perkuat Ekonomi 913 KPM Melalui Penyaluran Bantuan Sosial dan PKH Tahap I 2026

Penyaluran Bantuan Sosial Jayapura oleh Kantor Pos mencakup sembako dan PKH tahap I tahun 2026, menjangkau 913 KPM dengan total anggaran Rp944,4 juta. Simak bagaimana program ini memperkuat ekonomi lokal!

{{caption}}
Kemensos Buka Peluang BLTS Rp900 Ribu Berlanjut di Tahun 2026, Namun Kebijakan Final Masih Dinanti

Kementerian Sosial membuka peluang keberlanjutan program BLTS Rp900 Ribu pada tahun 2026, namun kepastiannya masih menunggu kondisi anggaran pemerintah dan arahan Presiden Prabowo Subianto. Simak informasi lengkapnya di sini.

{{caption}}
Bansos Kemensos Oktober Sudah Mulai Disalurkan, Cek Nama Anda Lewat Link di Bawah Ini

Cek bansos Oktober 2025 untuk mengetahui jadwal pencairan dan cara mengecek status penerima bantuan sosial.

{{caption}}
Mensos Gus Ipul: Tambahan Bansos Rp300 Ribu bagi 35 Juta Keluarga Segera Cair

Bantuan ini merupakan kebijakan Presiden Prabowo Subianto Untuk Program Perlindungan Sosial Tahun 2025 melalui Kementerian Sosial.

{{caption}}
Mengacu DTSEN, Gus Ipul Sebut Telah Banyak Mengalihkan Bansos ke yang Lebih Berhak

Kementerian Sosial telah mencoret banyak penerima bantuan karena tidak lolos verifikasi atau terlibat penyalahgunaan bantuan.

{{caption}}
Mensos Ungkap 1,3 Juta Rekening Gagal Dapat Bansos, Ternyata Ini Penyebabnya

Gus Ipul segera berkoordinasi dengan Himbara, BPS dan PPATK.