Jumlah Pemudik Bakauheni Meningkat 4,9 Persen Jelang Lebaran 2026
PT ASDP Indonesia Ferry mencatat peningkatan signifikan pada jumlah Pemudik Bakauheni yang menyeberang ke Pulau Jawa jelang Lebaran 2026, naik 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, memicu imbauan pembelian tiket Ferizy lebih awal.
PT ASDP Indonesia Ferry melaporkan adanya lonjakan jumlah pemudik yang melintasi Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Pulau Jawa. Kenaikan ini terjadi menjelang libur Lebaran 2026, menunjukkan antusiasme masyarakat untuk pulang kampung. Data terbaru menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengungkapkan bahwa realisasi total penumpang pada H-6 Lebaran 2026 mencapai 40.794 orang. Angka ini menandakan kenaikan sebesar 4,9 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2025 sebanyak 38.885 orang. Peningkatan ini mencakup penumpang dari Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu.
Peningkatan arus Pemudik Bakauheni ini terjadi selama 24 jam pengamatan dari H-7 hingga H-6 Lebaran 2026. Data tersebut menjadi indikator awal tingginya mobilitas masyarakat untuk merayakan Idulfitri. ASDP terus memantau dan menyiapkan layanan terbaik untuk kelancaran arus mudik.
Peningkatan Arus Penumpang dan Kendaraan
Selain penumpang, jumlah kendaraan roda dua yang menyeberang juga mengalami peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 620 unit sepeda motor telah melintas, naik 15,5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencapai 537 unit. Ini menunjukkan preferensi pemudik untuk menggunakan kendaraan pribadi dalam perjalanan mudik mereka.
Kendaraan roda empat juga tidak ketinggalan dalam tren kenaikan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni. Sebanyak 4.623 unit mobil pribadi telah menyeberang, meningkat 12,8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.098 unit. Angka ini menegaskan padatnya jalur penyeberangan dari Sumatera ke Jawa.
Sektor logistik juga menunjukkan aktivitas yang meningkat dengan total 2.531 unit truk yang menyeberang, naik 8,5 persen dari 2.332 unit pada periode yang sama tahun lalu. Namun, berbeda dengan jenis kendaraan lain, jumlah bus justru mengalami penurunan. Sebanyak 550 unit bus menyeberang, turun 7,9 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 597 unit.
Secara keseluruhan, total seluruh kendaraan tercatat 8.324 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa. Jumlah ini menunjukkan kenaikan 10 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 7.564 unit. Data ini menggambarkan dinamika arus mudik yang kompleks di Pelabuhan Bakauheni.
Imbauan Pembelian Tiket Jauh Hari
Mengantisipasi lonjakan Pemudik Bakauheni yang terus berlanjut, PT ASDP Indonesia Ferry mengimbau pengguna jasa penyeberangan. Imbauan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran perjalanan dan menghindari penumpukan di pelabuhan. Koordinasi terus dilakukan untuk mengelola arus lalu lintas dan memberikan pelayanan optimal.
Partogi Tamba secara khusus menekankan pentingnya pembelian tiket Ferizy dari jauh hari. Langkah ini diharapkan dapat membantu pemudik merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan mengurangi antrean. Pembelian tiket secara daring juga meminimalisir kontak fisik dan mempercepat proses di Pelabuhan Bakauheni.
“Jadi kami mengimbau calon pemudik dari Pulau Sumatera ke Jawa dan sebaliknya yang akan menggunakan jasa penyeberangan ASDP untuk membeli tiket dari jauh hari,” ucap Partogi Tamba. Imbauan ini berlaku bagi semua calon pemudik yang akan menggunakan layanan penyeberangan ASDP untuk perjalanan Lebaran 2026. Persiapan matang menjadi kunci perjalanan mudik yang nyaman dan aman.
Sumber: AntaraNews