ASDP Bakauheni Layani 1,1 Juta Penumpang pada Angkutan Lebaran 2026, Arus Balik Terkendali
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat lonjakan signifikan penumpang di lintas Sumatera-Jawa selama Angkutan Lebaran 2026, mencapai lebih dari 1,1 juta orang. Simak detail kelancaran arus balik di ASDP Bakauheni Lebaran 2026.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat telah melayani lebih dari 1,1 juta penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026. Data ini mencakup pergerakan di lintas Sumatera-Jawa, terhitung sejak H-10 hingga H+6 Idul Fitri 1447 Hijriah.
Direktur Operasional dan Transformasi ASDP, Rio Lasse, menyatakan bahwa meskipun terjadi lonjakan signifikan saat puncak arus balik, operasional tetap berjalan lancar. Pihaknya memastikan kenyamanan dan keamanan pemudik di pelabuhan Bakauheni.
Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas pengelolaan operasional penyeberangan nasional serta kolaborasi kuat antar pemangku kepentingan. Angka ini juga mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat Indonesia.
Peningkatan Trafik Penumpang dan Kendaraan di ASDP Bakauheni Lebaran 2026
Selama periode H-10 hingga H+6 Idul Fitri 1447 Hijriah, total penumpang yang dilayani ASDP Bakauheni mencapai 1.148.252 orang. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 2,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Tidak hanya penumpang, jumlah kendaraan yang menyeberang juga mengalami peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 275.622 unit kendaraan telah dilayani, naik 4,6 persen dari tahun 2025.
Peningkatan ini mengindikasikan bahwa minat masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik dan balik menggunakan jalur laut tetap tinggi. ASDP terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi ini.
Arus Balik Lebaran 2026 di Lintas Sumatera-Jawa
Hingga H+6 pukul 23.59 WIB, sebanyak 713.702 orang pemudik telah kembali ke lintasan Sumatera-Jawa. Jumlah ini merepresentasikan sekitar 79 persen dari total trafik arus mudik yang telah terjadi.
Dengan demikian, masih terdapat sekitar 185.162 orang penumpang yang belum kembali ke Pulau Jawa. ASDP terus memantau pergerakan ini untuk memastikan kelancaran arus balik sepenuhnya.
Sementara itu, untuk kendaraan pemudik, tercatat 185.231 unit telah kembali ke Pulau Jawa. Angka ini setara dengan 77 persen dari total trafik arus mudik kendaraan.
Sisa kendaraan yang belum kembali ke Jawa adalah sebanyak 54.689 unit. ASDP mengimbau pemudik yang belum kembali untuk merencanakan perjalanan dengan baik guna menghindari penumpukan.
Kolaborasi Kunci Kelancaran Angkutan Lebaran
Direktur Operasional dan Transformasi ASDP, Rio Lasse, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Dukungan ini sangat vital dalam menjaga kelancaran arus berangkat dan balik libur Lebaran 2026.
Keberhasilan penyelenggaraan angkutan Lebaran ini tidak terlepas dari dukungan solid dan koordinasi yang kuat. Sinergi ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Sinergi lintas sektor memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan pengelolaan arus yang adaptif di lapangan. Hal ini sangat penting untuk menangani dinamika yang terjadi selama periode libur panjang.
Berkat kerja sama yang efektif, layanan penyeberangan dapat berjalan stabil dan optimal sepanjang periode Angkutan Lebaran 2026. Ini menunjukkan komitmen ASDP dalam memberikan pelayanan publik terbaik.
Sumber: AntaraNews